ini cerita aku buat waktu SD, maaf kalo ga nyambung :D
Di sebuah kota tepatnya tanggal
9 january lahir seorang anak perempuan dia sangat pintar dan cerdas pada ulang
tahunnya yang ke 10 dia meminta untuk dirayakan sebesar besarnya.Ayah dan
Ibunya itu setuju.Sejak kecil sampai sekarang gadis itu belum di kasih nama.
Karena dia mempunyai bakat sebagai pelukis terkenal maka gadis itu di beri nama
Design war.Nama itu di ambil dari kata bahasa inggris yang berarti Lukisan yang
menawan.Gadis itu dipanggil dengan panggilan Desi. Desi adalah anak yang pintar
dan cerdas.Ia selalu dapat meraih prestasi di kelasnya dan dapat merebut semua kejuaraan
yang ia ikuti.
Desi adalah anak yang
beruntung. Di rumah dia mendapat kasih sayang dari keluarganya, di sekolah ia
menjadi murid kesayangan semua guru, punya banyak teman, dan juga benyak laki
laki yang suka padanya.Selain ia Cantik dan pintar dia adalah anak yang kuat.
Suatu hari ia akan pergi ke tempat kursus les melukis
tiba tiba gadis itu tertabrak Bus Arjunakencang.Gadis itu sempat berkata temannya itu mendengar pembicaraan Desi. Desi
mengucap terakhir kalinya “Mil, kalau aku sudah pergi aku tidak akan jauh dari sisi kamu dan orangtuaku.
Kamu masih bisa menghampiriku di ruang kursus yang kosong. Dan jangan lupa
bilang sama ortu kalau aku sayang sama mereka.” Mila menangis dan ia menguncap
kata terakhir “Tenang Si,kamu ngga bakal sendirian aku pasti ikut kamu karena
aku mempunyai penyakit gagar otak dan aku pasti mati bersamamu.”Banyak orang
menyaksikan dan mendengar ucapan mereka dan Desi pun menjawab “ Mil,kalau kamu
sudah menyusulku kamu maukan melukis bersamaku?!” Mila menjawab dengan senang
“Mau!! Aku ngga mau meninggalkan mu sendirian karena aku sudah menganggapmu
sebagai keluarga” Desi tersenyum dan Desi menghirup nafas terakhir kalinya! Milanie
berteriak sambil memanggil nama Desi.dan tiba tiba Milanie memegang kepalanya
dia berteriak teriak sambil menahan sakitnya kepala itu!! Tiba tiba Melanie meninggal.
1 minggu kemudian Teman lama Mila dan Desi ikut les melukis di tempat mereka
kursus. Anak itu bernama Fanie.Ketika Fanie menuju tempat kursus itu Fanie
melihat Mila & Desi.Tapi Fanie tidak mengenal mereka karena Fanie sudah
lama tidak bertemu.Fanie melihat Mila & Desi melukis dan Fanie pun bertanya
“Kenapa kamu melukis di sini?!” Mila pun menjawab “Hai sahabat lamaku! Di sini
kita hanya untuk sementara!” fanie kebingungan karena mengapa dia memanggilku
sahabat lama! Fanie bertanya “memangnya kita pertah bertemu?! Kapan?” Desi
menjawab “ Yah Fan,mungkin beberapa hari lagi setelah kita sudah menyelesaikan
lukisan kami kamu nanti juga tau!” Fanie pergi karena dia bingung tentang dua
gadis itu saat dia berpaling mereka sudah tidak ada! Fanie mulai bingung.
2 minggu kemudian Fanie pergi
ke ruang guru dan dia melihat foto kedua teman lamanya dalam hatinya dia
berkata “Inikan 2 gadis yang aku temui!” lalu Fanie bertanya “Pak Siapa
mereka?!” Guru itupun menjawab “Oh itu 2 anak yang pintar sekali dalam seni
mereka bernama Desi & Mila. Mereka sudah meninggal 3 minggu yang lalu. Desi meninggal
karena di tabrak mobil dan Mila meninggal karena penyakit gagar otak!”
Fanie terkejut ternyata
mereka adalah sahabat lama yang sudah dilupakannya dan sekarang bertemu lagi
dengan cerita duka dari orang lain. Lalu Fanie pergi ke kuburan mereka dan
Fanie berkata “sebenarnya saat kita pertama kali bertemu aku hanya ingin
memanfaatkan mu tetapi lama kelamaan aku jadi menganggap mu sebagai teman yang
setia dan baik hati. Dan semenjak aku pindah aku selalu memikirkanmu dan
berharap ingin bertemu dengan mu.Saat ku kembali ke Jakarta aku hampir
menemukanmu tapi aku hanya bisa menemuimu disini selamat jalan Desi, Milanie
aku sayang sama kamu dan aku tak akan pernah melupakanmu.” Ucapan terakhirnya
untuk Desi dan Melanie. Ia mengucap dengan senyum dan kesedihan.