Dulu, di jaman primitif, semua barang harus dibarter. Eh, tapi sekarang kita juga bisa melakukannya, kok.
Buat mengurangi pemakaian maupun pembuangan barang-barang yang masih bisa dipakai, kenapa kita nggak melakukan sistem barter yang bisa sekaligus mengembangkan budaya recycle? Program Freecyle salah satunya, nih. Boleh dicoba.
Misalnya di rumah kita ada radio lama yang sebenarnya masih berfungsi baik, tapi akan ’dipensiunkan’ karena ortu beli yang baru. Karena sayang kalau dibuang, akhirnya radio ini teronggok sia-sia di gudang.
Nah, untuk menghindari hal ini, kita bisa ikutan program bernama Freecycle. Caranya, kumpulkan barang apa saja yang mau kita lepas, selama masih dalam kondisi yang baik. Nanti, orang-orang yang berminat boleh datang untuk mengambil barang-barang tersebut. Dan mereka nggak perlu membayar barang-barang bekas tersebut, alias gratis! Jadi, kita bisa “menghilangkan” barang tak terpakai, sekaligus membantu orang yang membutuhkannya. Hebat, kan? Oh iya, walaupun belum terlalu populer, kita sudah punya Jakarta Freecycle Network, lho. Komunitas ini berupa mailing list dengan anggota sekitar 400 orang.
1. Kita harus sign up di situs resminya, yaitu www.freecycle.org. Setelah jadi anggota, kita akan mendapat email pemberitahuan dari grup freecycling yang berada dalam area kita. Grup inilah yang jadi komunitas kecil kita untuk saling bertukar barang.
2. Untuk asyik ber-freecycle, kita hanya perlu aktif di grup area kita dan mengikuti forumnya. Ada empat macam posting utama, yaitu: Wanted (untuk barang yang kita inginkan), Offer (untuk menawarkan barang), Found (untuk memberitahu anggota bahwa kita sudah menemukan apa yang kita mau) dan Taken (untuk memberitahu anggota bahwa barang yang kita tawarkan sudah ada peminatnya).
3. Ada dua etiket utama yang harus selalu dijaga para peserta forum. Pertama, aktivitas ini adalah murni nggak dipungut biaya. Bila dalam proses pengambilan barang si pemilik meminta uang, maka ia akan dikeluarkan dari grupnya. Kedua, walaupun gratisan, barang yang dipertukarkan harus dalam kondisi layak pakai. Kalau benda yang diberikan kondisinya di bawah standar banget, moderator grup tersebut berhak memberi peringatan.
4. Bila sudah menemukan orang yang berminat dengan barang kita, atau justru kita memiliki barang yang diinginkan orang, kita tinggal janjian menentukan lokasi serta waktu barang itu dilepas. Biasanya, barang akan ditaruh di depan rumah si pemilik, biar orang tersebut tinggal datang untuk mengambilnya. (Serra)