
Dari dulu, kita pasti sudah tahu kalau tugas kakak menyayangi adik dan sebaliknya, adik menghormati kakak. Tapi, kenapa sepertinya adik kita nggak menghargai kita dan malah bikin kita jadi pengen berantem terus sama dia?
Kenapa Bisa Hilang?Coba ingat-ingat lagi deh, beberapa sikap dan tindakan kita di depan adik selama ini. Ada nggak yang terasa berlebihan, saat becanda atau marah, misalnya? Disadari atau nggak, sikap lebay di depan adik itulah yang bikin posisi kita sebagai kakak sedikit melemah.
Karena terlalu banyak bercanda, misalnya, adik bisa menganggap kita orang yang susah serius. Atau, karena kita terlalu sering marah, adik jadi”‘kebal” dan akhirnya nggak menanggapi omelan kita. Nah sekarang, coba yuk, lebih hati-hati sama perilaku sendiri. Apalagi ketika di depan adik.
Kembalikan Wibawa KitaMengembalikan wibawa nggak harus ditunjukkan dengan tampang sangar dan imej galak, lho. Hehehe.. Ada nih, beberapa cara yang bisa kita lakukan supaya akrab sama adik tapi dia tetap respek sama kita. Misalnya, dengan:
- Jangan Jadi Badut. Jokes atau bercanda sama adik memang seru. Tapi, nggak perlu sampai kelewatan dan akhirnya bikin kita kelihatan konyol dan nggak dewasa, kan? Coba deh, belajar bedain, kapan harus serius dan kapan waktunya santai.
- Jadi Contoh yang Baik. Sebelum kasih nasehat atau saran buat adik, sebaiknya praktekkan dulu sama diri kita sendiri. Jadi, kita nggak cuma asal bunyi saja! (Muthia)