Go Tik Swan, Pelopor Batik Indonesia
Gadis Ngobrol

Siapa sangka kalau salah satu pelopor batik Indonesia adalah orang keturunan Tionghoa. Go Tik Swan yang bernama lain K.P.A Hardjonagoro mendedikasikan seluruh hidupnya untuk batik dan kesenian Jawa.

Awal Ketertarikan
Tik Swan mengenal batik sejak kecil saat diasuh kakeknya, Tjan Khay Sing. Kebetulan kakek dan neneknya adalah pengusaha batik No. 1 di Solo, Jawa Tengah pada tahun 1930-an. Cara membuat batik, senandung tembang Jawa, dan cerita tradisional Jawa dari pembatik di rumah kakeknya mewarnai masa kecil pria kelahiran 11 Mei 1931 ini. Di saat beranjak remaja, ia kemudian mulai mendalami seni tari serta karawitan Jawa bersama putra Pakubuwono IX, G.P.H. Prabuwinata dan putra Pakubowono X, Pangeran Hamidjojo.

Karier Membatik
Awalnya, Tik Swan lebih tertarik untuk menekuni kesenian tari dan karawitan Jawa. Namun, pertemuannya dengan Presiden RI Pertama, Soekarno memotivasinya untuk memulai karier di dunia batik. Saat itu, Bung Karno menyarankan Hardjonagoro (nama lain Tik Swan) membuat batik yang tidak  beridentitas lokal. Pada tahun 1955, ia mulai mengembangkan motif-motif batik pusaka dari Keraton Solo. Akhirnya, ia sukses menghasilkan Batik Indonesia. Sampai saat ini, ada 200 motif batik yang berhasil dikembangkan. Misalnya, Parang Bima Kurda, Sawunggaling, Kukila Peksa Wani, Slobog, dan Truntum.

Mendapat Penghargaan
Kiprahnya dalam dunia kesenian Jawa membuatnya mendapatkan gelar Kanjeng Pangeran Aryo (K.P.A.) dari Keraton Solo pada tahun 2001. Pada 2011, Ia juga diberi Penghargaan Bintang Budaya Parama Dharma dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Walau Hardjonagoro telah wafat 5 November 2008 lalu, hasil karyanya masih dapat dilihat di rumahnya, Kratonan 101 atau Jln. Yos Sudarso 156. Saat ini, kediamannya berfungsi sebagai tempat tinggal dan tempat latihan kesenian Jawa. Ayu – Foto: Istimewa


Klik juga yang ini:




 
 
  
  
200 karakter tersedia

** Dengan meng-klik tombol "kirim" berarti kamu telah menyetujui Privacy Policy & Disclaimer kami.
 
 


200 Karakter
** Jika sudah login, email akan terkirim dengan namamu.
 
Bookmark and Share

Perawatan Kulit
Apa perawatan kulit paling standar yang kamu lakukan?
Tidak pakai apa-apa
Cukup pakai lotion saja
Pakai lotion yang mengandung SPF




 
Punya cara yang berbeda dari orang lain, bukan berarti buruk, kok. Orang lain cuma belum terbiasa dengan caramu itu. 

Buat apa mendengarkan gosip yang belum pasti tentang pacar. Kalau pengin minta kejelasan, tanya saja langsung sama dia. 

Kamu butuh satu catatan khusus untuk mencatat semua pengeluaranmu. Habis selama ini, uangmu selalu nggak jelas kemana perginya. 

Kesibukan yang terlalu berat bisa bikin kamu stres. Pastikan kamu punya waktu untuk bersantai juga. 

Yakinkan dulu perasaan kamu sendiri. Kalau kamu ragu dan nggak jelas, bisa bikin dia kecewa, lho. 

Gampang kok, kalau mau berhemat. Belajar saja bilang "nggak" tiap kali ada katalog atau promo barang. Hihihi... 

Teguh sama pendirian memang sesuatu yang bagus. Tapi kalau sampai nggak mau mendengarkan masukan orang lain, hmm bisa bahaya, tuh. 

Teguh sama pendirian memang sesuatu yang bagus. Tapi kalau sampai nggak mau mendengarkan masukan orang lain, hmm bisa bahaya, tuh. 

Tabunganmu cukup untuk menutup biaya pengeluaran tak terduga. Tuh, nggak sia-sia kan, berhemat tiap hari? 

Semangat kamu yang luar biasa, nggak cuma bikin kamu bisa menyelesaikan banyak urusan. Tapi juga menambah ilmu kamu. Great! 

Kalau memang suka, tunjukkan saja ke dia. Siapa tahu, dia juga punya perasaan yang sama dengan kamu. 

Dompetmu lagi rawan, nih! Kalau nggak mulai menabung juga, bisa-bisa kantong makin bolong. 

 

26 May 2012

24-26 Mei: FC Internazionale Indonesia Tour 2012 di Gelora Bung Karno, Jakarta. www.rajakarcis.com

26 May 2012

Paramore Nite di Fame Station, Bandung. Info: @paramoreNiteBDG