
Sikat gigi harusnya jadi alat buat membebaskan gigi kita dari segala kuman dan sakit gigi dan gusi. Tapi, kalau nggak benar menyimpan dan menjaganya, sikat gigi bisa jadi sarang kuman. Hiiy! Ini dia beberapa cara tepat menjaga agar sikat gigi bebas kuman.
Ganti secara teratur. Ganti sikat gigi kita setiap tiga atau empat bulan atau ketika bulu-bulu sikat gigi sudah terlihat rusak. Segera ganti juga sikat gigi saat dan setelah kita sakit gigi atau gusi.
Cuci setiap kali. Bilas sikat gigi kita di air panas yang mengalir sebelum dan sesudah kita menyikat gigi. Setelah dibilas, tekan bulu-bulu sikat selama 5-10 detik dengan ibu jari. Pastikan kita mencuci tangan kita dulu. Kalau terburu-buru, kita bisa mencelupkannya ke dalam cairan pencuci mulut.
Pisahkan. Kalau kita biasa menyimpan sikat gigi dalam satu tempat dengan anggota keluarga lainnya, sebaiknya kita ubah kebiasaan itu sekarang. Soalnya, kalau disimpan dalam wadah yang sama, kemungkinan sikat-sikat gigi itu bersentuhan sangat tinggi. Padahal kita nggak tahu ada kuman apa di sikat gigi Mama, Papa, kakak atau adik.
Tutupi. Sekarang kita sudah lebih sadar untuk menyimpan sikat gigi dengan tutup. Tapi, sayangnya ini bisa berakibat buruk juga lho. Soalnya kalau sikat gigi belum kering, jamur dan kuman bisa hidup di lingkungan yang lembab itu. Makanya, usahakan gunakan tutup sikat gigi yang ada lubangnya sehingga ada kesempatan untuk bulu sikat gigi mengering.
(Marissa - Foto: Istimewa)