Tip Mengatasi Kaki Lecet


Tip Mengatasi Kaki Lecet Gadis

Lecet karena memakai sepatu baru memang sangat menyiksa. Apalagi kalau kita mengalaminya di tengah-tengah perjalanan, bikin serba salah.

Kejadian seperti ini memang bikin bete. Tapi nggak usah panik, atasi dengan langkah berikut:

  1. Kalau di tengah-tengah perjalanan kaki terasa perih hingga ada kulit yang terkelupas, sebaiknya lepas sepatu dan diamkan selama 20-30 menit, agar kaki mendapatkan sirkulasi udara yang baik. Kalau kamu merasa tidak sanggup meneruskan memakainya, sebaiknya jangan dipaksakan. Ganti dengan sepatu yang lebih longgar atau sandal.
  2. Setelah sampai di rumah, biarkan kaki dalam udara terbuka selama 30 menit. Cuci dengan menggunakan air hangat (hindari menggosok bagian yang lecet), keringkan dengan handuk bertekstur lembut. Lalu, oleskan bagian yang terluka dengan kapas yang telah diberi obat luka antiseptik.
  3. Rasa sakit karena lecet memang akan berlangsung sekitar 2-3 hari. Sebaiknya, hindari memakai sepatu yang sama (yang menyebabkan kaki lecet) selama kaki masih sakit.
Selain mengatasinya, kita juga bisa mencegahnya dengan cara berikut ini:

  • Lapisi bagian sepatu yang sering menyebabkan lecet, seperti bagian ujung depan dan belakang sepatu dengan menggunakan lotion atau baby oil, diamkan selama semalam sebelum dipakai keesokan harinya.
  • Sebelum memakai sepatu, tempelkan plester pada bagian belakang kaki.

Vindy Faizah – Foto: Istimewa


Klik juga yang ini:


 
 
  
  
200 karakter tersedia

** Dengan meng-klik tombol "kirim" berarti kamu telah menyetujui Privacy Policy & Disclaimer kami.
 
 


200 Karakter
** Jika sudah login, email akan terkirim dengan namamu.
 
Kado dari Pacar
Kamu paling suka dikasih kado apa dari pacar?

gadget
baju
bunga dan cokelat
tiket konser idola


26-28 November: FILMARES di JIExpo Kemayoran, Jakarta 28 Nov 2014
26-28 November: FILMARES di JIExpo Kemayoran, Jakarta
Festival Sastra Bulan Bahasa 2014 di Fakultas Ilmu Budaya dan Gedung Widyaloka Universitas Brawijaya 29 Nov 2014
Festival Sastra Bulan Bahasa 2014 di Fakultas Ilmu Budaya dan Gedung Widyaloka Universitas Brawijaya