Soulvibe Menuai Sukses di Singapura

Wajah Bayu Adiputra (vokal), Rizqi Ranadireksa (vokal), Ramadhan Handy (bass), Caesar Rizal (drum), Frans Filman (piano, rhodes) dan Adrianto Seto (synthesizer, electric percussion) berseri-seri saat mampir ke markas GADIS beberapa waktu lalu. “Kemarin kami baru merasakan panggung luar negeri pertama kami,” ujar Caesar, tersenyum lebar.
“Kami baru manggung di Mozaic Festival di Singapore. Itu semacam Java Jazz di sini,” jelas Handy. Lebih lanjut, Soulvibe berceloteh tentang aksi panggung mereka selama dua hari di sana. Dari yang awalnya deg-degan, sampai kemudian “panas”, menikmati dan memutuskan untuk menggila di atas panggung. “Soalnya, yang nonton dan kenal kami paling segilintir orang, kan? Jadi, pertama-tama agak grogi juga. Apalagi ini adalah panggung luar negeri pertama. Tapi, setelah ngeliat apresiasi mereka—sampai ada bule yang naik ke atas panggung dan joget salsa—kami main lebih lepas. Mau improv juga lebih berani,” beber personil yang sepertinya paling doyan bercerita itu.
Semua personil membawa kesan manis dari negeri singa. Apalagi, sesudah manggung mereka masih mendapat apresiasi. “Pas mau pulang sambil mengangkat bass, segerombolan anak muda berbadan besar teriak-teriak, ‘Wow, man.’ Gue udah ngerasa, ‘Wah ngajak ribut, nih’. Eh… nggak tahunya, mereka bilang, ‘You f****** good!' Hahaha… Gue cuma bisa bilang terimakasih,” tambah Frans, tanpa bisa menutupi rasa bangga dalam suaranya.
Selanjutnya, pertengahan April nanti, band yang terbentuk sejak 2003 itu bakal menyeberang ke benua Eropa dan mendarat di London. Mereka terdaftar sebagai finalis People's Music Awards, penghargaan untuk unsigned artist, untuk kategori Funk/soul/blues dan Hip hop/trip hop/R&B. Band ini bahkan sudah mendapat bocoran dari penyelenggara bahwa mereka menjadi pemenang sehingga sudah seharusnya ke sana. (Yaya. Foto: Tody Harianto)