Taylor Swift vs Kelly Clarkson

Sempat melihat penampilan Taylor Swift dengan Stevie Nicks saat malam penganugerahan Grammy Awards akhir bulan lalu? Kalau belum sempat, buruan cari dan lihat sendiri di YouTube. Soalnya, ada perang seru dan panas yang sekarang sedang berkecamuk di Hollywood gara-gara aksi panggung Taylor malam itu.
Begini ceritanya: saat tampil menyanyikan lagu Rhiannon bersama personil Fleetwood Mac itu, suara Taylor nggak stabil dan terdengar nggak enak ditelinga para penonton. Kejadian ini berbuntut panjang dengan bermunculannya kritikan dari banyak pihak yang intinya berbunyi: Taylor nggak bisa nyanyi!
Suara-suara sumbang dan sinis yang memprotes kemenangannya di Grammy Award pun semakin kencang. Nggak tahan dengan begitu banyak kritikan, pihak label Taylor Swift membela anak kesayangannya itu. “This is not 'American Idol.' This is not a competition of getting up and seeing who can sing the highest note. This is about a true artist and writer and communicator. It's not about that technically perfect performance,” ujar Scott Borchetta, CEO Big Machine Records, label Taylor.
Ternyata, bukan simpati yang didapat Scott untuk penyanyinya yang membawa pulang Grammy Award for Album of the Year 2010 itu, melainkan perang baru. Kelly Clarkson, membacanya dan balik membela “sekolah musiknya” itu melalui pernyataan panjang di blog pribadinya. Intinya sih, jawara American Idol musim pertama itu nggak terima kalau American Idol dianggap sebagai ajang yang hanya melahirkan penyanyi-penyanyi yang bisa bernyanyi dengan nada paling tinggi.
“Wow ..... Dear Scott Borchetta…. We not only hit the high notes, you forgot to mention we generally hit the 'right' notes as well. Every artist has a bad performance or two and that is understandable, but throwing blame will not make the situation at hand any better,” tulis Kelly. Yang pasti, belum ada tanggapan langsung dari Taylor tentang perdebatan ini. Tapi yang jelas, ujung perseteruan ini kayaknya masih jauh banget. (Yaya.Foto: Istimewa)