Aung San Suu Kyi

by :
Posted : March 5, 2012

Nggak heran kalau wanita kelahiran 19 Juni 1945 ini mendapatkan hadiah Nobel Perdamaian. Perjuangannya yang nggak ada habisnya untuk menciptakan demokrasi di Myanmar tanpa kekerasan, berhasil menarik perhatian dunia. Saking menginspirasinya, kisah hidup wanita ini diangkat menjadi sebuah film berjudul The Lady yang dibintangi oleh Michelle Yeoh.

Ternyata jiwa nasionalis dan kecintaannya terhadap negeri sendiri muncul dari keluarga Aung San Suu Kyi. Ayahnya, jenderal Aung San, adalah salah satu tokoh militer yang memperjuangkan kemerdekaan Myanmar dari Inggris. Aung San Suu Kyi menghabiskan sebagian besar waktunya di luar negaranya untuk bersekolah dan menuntut ilmu. Dia sempat bekerja di PBB di Amerika Serikat lalu menikah dengan seorang peneliti kebudayaan Tibet, Michael Aris dan memiliki dua anak.

Ketika kembali ke negaranya untuk menjenguk ibunya pada 1988, Aung San Suu Kyi terjun ke dunia politik. Ia prihatin dengan sistem pemerintahan Myanmar yang diktator dan mengekang. Ia pun bergabung dengan National League for Democracy dan menjabat sebagai sekretaris jenderal. Aung San Suu Kyi aktif meggelar orasi untuk meneriakkan kebebasan dan demokrasi, khususnya terhadap pemerintah junta militer Myanmar saat itu. Hebatnya, semua usaha itu ia lakukan dengan cara damai dan tanpa kekerasan seperti pedoman Mahatma Gandhi.

Setahun setelah terjun ke politik, pemerintah junta militer Myanmar memvonis Aung San Suu Kyi sebagai tahanan rumah di kota Rangoon karena aktivitas politiknya yang dianggap membahayakan kekuasaan pemerintah. Tapi, ini hanyalah penahanan pertama dari sekian banyak penahanan lainnya. Sejak tahun 1989 sampai 2011, Aung San Suu Kyi terus menerus ditahan dan dilepaskan.

Aung San Suu Kyi berkali-kali ditawarkan kebebasan, jika ia mau meninggalkan Myanmar dan kembali ke keluarganya di Inggris. Tapi, dia menolak untuk keluar dari Myanmar, karena takut nggak akan pernah bisa kembali lagi. Sejak penahanan pertamanya, dia hanya bertemu suaminya sebanyak lima kali sampai akhirnya semuanya meninggal dunia di London pada tahun 1999. Sampai sekarang, Aung San Suu Kyi masih terus berjuang untuk kebebasan dan demokrasi di Myanmar.

Nggak heran kalau dia mendapat banyak penghargaan atas perjuangan yang nggak ada habisnya ini. Selain hadiah Nobel Perdamaian pada tahun 1991, Aung San Suu Kyi juga pernah mendapatkan Sakharov Prize dari Parlemen Eropa, United States Presidential Medal of Freedom, Jawaharlal Nehru Award dari India and Rafto Human Rights Prize. Marissa - Foto: Istimewa

polling

Hadiah Valentine

Paling suka dikasih hadiah apa saat Valentine's Day?

kata zodiak

Aquarius

Aquarius

Hati-hati, bisa berantem sama pacar gara-gara uang. Aduh, bisa panjang urusannya.
Pisces

Pisces

Sudah saatnya bagi Pisces untuk mulai belajar mandiri. Ingat, nggak selamanya orang tersayang bakal membantumu menyelesaikan masalah.
Aries

Aries

Dear Aries, jangan terlalu keras pada diri sendiri. Badan kamu mulai protes, tuh.
Taurus

Taurus

Jangan mulai cari alasan buat berantem, ya. Hubungan baik harus dipertahankan.
Gemini

Gemini

Tenang, masih bisa hang out dan menabung.
Cancer

Cancer

Jangan terlalu sering begadang demi mengerjakan tugas, ya.
Leo

Leo

Hei Leo, kenapa marah-marah melulu? Teman-teman mulai malas ngobrol denganmu, nih.
Virgo

Virgo

Banjir hadiah! Jangan lupa ditabung, ya.
Libra

Libra

Perhatian warga sekolah, dari guru sampai anggota ekskul dan teman-teman di kelas, lagi beralih padamu, nih.
Scorpio

Scorpio

Lagi butuh uang! Siap-siap super irit.
Sagitarius

Sagitarius

Sifat keras kepala kamu dan si dia bikin nggak ada yang mau mengalah di antara kalian berdua.
Capricorns

Capricorns

Pacar pasti punya kekurangan. Cari tahu kelebihan dia juga, yuk. Coba terima dia apa adanya.
 
Next >   

More

Hi  Kamu belum login!