Nelson Mandela, Pejuang Kesetaraan Ras

by :
Posted : April 9, 2012

Afrika Selatan, 1948. Terlahir sebagai warga kulit hitam di Afrika Selatan pada masa ini, merupakan kenyataan yang menyedihkan. Di masa itu, tengah diterapkan sistem politik Apartheid, sebuah sistem yang memisahkan ras antara milik kulit putih dan hitam. Segala bentuk kekuasaan dan pemerintahan dikendalikan oleh warga kulit putih. Sementara, warga kulit hitam nggak punya otoritas apapun. Mereka bahkan tidak boleh hidup dan bersekolah di tempat yang sama dengan warga kulit putih.

Melihat diskriminasi terhadap kaumnya, Nelson Rolihlahla Mandela, seorang keturunan suku Thembu menentang keras ketidakadilan tersebut. Pria kelahiran 18 Juli 1918 di Mvezo, Afrika Selatan ini, termasuk warga kulit hitam yang sukses mengenyam pendidikan hingga meraih gelar sarjana hukum di Johannesburg. 

Perjuangan Mandela melawan politik Apartheid dimulai sejak ia bergabung dalam African National Congress (ANC), tahun 1944. Kemampuannya dalam berbicara membuat Mandela, dipercaya sebagai pemimpin ANC, sekaligus memimpin perjuangan bagi isu rasisme di Afrika Selatan.

Selama memperjuangkan keadilan bagi kaum kulit hitam, ia seringkali mendapat kecaman keras dari pemerintah. Ia sempat beberapa kali ditangkap dan dijebloskan ke dalam penjara, karena dianggap sebagai pengacau yang ingin menggulingkan pemerintah. Saat ditahan, Mandela kerap mendapat perlakukan buruk.

Untungnya, perjuangan Mandela justru mendapat dukungan penuh dari ras kulit hitam di Afrika Selatan dan masyarakat internasional. Melihat dukungan yang luar biasa tersebut, Mandela pun dibebaskan pada tahun 1990, setelah menghabiskan waktu 27 tahun di penjara.

Perjuangannya setelah bebas, tetap berlanjut. Ia mengajak pemerintah melakukan negosiasi untuk mengakhiri Apartheid. Negosiasi itu disepakati dan warga kulit hitam berhasil mendapatkan hak yang sama dengan warga kulit putih. Bahkan, Mandela juga bekerja sama dengan Presiden Frederik Willem de Klerk (Presiden Afrika Selatan pada masa itu), untuk mempromosikan hubungan damai antara kulit hitam dan putih, hingga berhasil meraih Nobel Perdamaian pada tahun 1993. Mauito – Foto: SIPA Press

polling

Perploncoan Setelah MOS

Setelah melewati masa MOS (Masa Orientasi Sekolah), apakah masih ada tradisi perploncoan di sekolahmu?

kata zodiak

Aquarius

Aquarius

Mulai kewalahan dan pengin meminta bantuan. Tahan! Coba lakukan sendiri dulu, jangan bergantung ke orang lain.
Pisces

Pisces

Ada cowok lucu di tempat olahraga. Ciee…
Aries

Aries

Harus lebih santai menghadapi pacar yang uring-uringan.
Taurus

Taurus

Sudah yuk, move on saja dari si dia.
Gemini

Gemini

Tebar pesona mulu, nih. Pacar bete, tuh. Hihihi…
Cancer

Cancer

Sabar Cancer! Jangan mengambil keputusan merugikan atas nama teman-teman sekelas.
Leo

Leo

Tergoda official goods idola. Uang jajan rawan habis.
Virgo

Virgo

Ups, tersendat! Harus pintar mengatur pengeluaran.
Libra

Libra

Jangan galak-galak sama teman sekelas, dong.
Scorpio

Scorpio

Jangan membandingkan pacar dengan prince charming di drama Korea.
Sagitarius

Sagitarius

Bakal muncul saingan-saingan baru yang mencoba menggesermu dari posisi peringkat saat ini.
Capricorns

Capricorns

Hayo, kok, masih boros, sih?
 
Next >   

More

Hi  Kamu belum login!