Salah Strategi
22 May 2009 - 10:44 WIB    By : adistidaramutia
7
    Jadi begini ya teman-teman....
    Tadi pagi aku dikejutkan oleh tagihan Mba Ida sang Redaktur Pelaksana GADIS. "Nak, artikel obrolannya udah kan?"
    Saking kagetnya aku dengan tagihan itu, aku sampai kaget dalam 4 versi...
-Versi bahasa Inggris: OH MY GOOOOOOOOOOOOOOOD!!!!
-Versi bahasa Indonesia: APAAAAAAAAAAAAAAAAAAA?????
-Versi bahasa Minang: TAKAJUIK DEN!!!
-Versi bahasa ibu-ibu Bekasi latah di angkot: BUSET DAH!  Eh buset....buset...

    Tahukah teman-teman kenapa aku kaget sedemikian rupa? Karena aku belum mengerjakannya sama sekali! (Eh tapi jangan bilang-bilang Mba Ida ya. Makanya kalau Mba Ida lihat blog ini, langsung merem aja ya, mba. Jangan dibaca, owkey!)
Kenapa aku belum mengerjakannya sama sekali? Karena aku salah strategi!

    Jadi begini ceritanya......
    Seminggu kemarin, aku keliling-keliling untuk mencari bahan artikel Obrolan dengan wawancara ke beberapa stasiun televisi. Masih ingat nggak blog aku tentang susahnya aku ketemu sama orang SCTV karena dia terus mundurin jadwal rencana ketemu kita? Nah, akhirnya hari jumat lalu, aku pun ketemu beliau. Ternyata orangnya baiiiiiiiiik banget! Aku pake ditraktir hot chocolate  di kafe Exelso Senayan City lho ^_^

    Nah, hari Senin kemarin aku melakukan kesalahan dengan lebih dahulu ngerjain artikel Seleb. Aku pikir artikel Seleb lagi ditungguin. Padahal ternyata artikel Obrolan yang lebih duluan ditungguin. Dan lebih parahnya lagi, aku baru tahu tadi pagi kalau artikel Obrolan itu akan dikirim ke percetakan hari ini juga!

    HAPAAAAAAAAAAAAAAAAAAAH!

    Kebayang dong, gimana paniknya aku tadi pagi. Tapi kalau panik itu ga boleh lama-lama. Karena kalau kelamaan nanti jadi gila. Jadi aku langsung duduk diam dan ngetik ekstra super express cepat! Tahu-tahu lagi asyik-asyiknya ngetik, bahuku dicolek,  perasaanku langsung ga enak. Ternyata benar! Dian mencolek bahuku untuk mengajakku rapat. Rapat?????? Di saat deadline begini?????? Bunuh saja aku! Bunuh! Bunuh!

    Tapi sebagai cewek yang manis juga sangat feminin, aku jaim dong. Jadi aku pasang muka sok manis dan ikut pergi ke tempat rapat sama Dian dan teman-teman dari Kapling Gosip. Agak susah sih memasang tampang sok manis, soalnya aku kan dari dulu udah manis ufufufufu (huweeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeek!)

    Di saat rapat, aku mencoba menahan-nahan muka manisku dengan belaga 'everything is alright'. Tapi baru 45 menit rapat berjalan, Yaya berkata...
    "Eh cepetan yuk rapatnya. Kasihan tuh muka si Adis udah ketekuk mikirin artikelnya.."

    Hapaaaaaaaaaaaaah! Kok Yaya bisa membaca air mukaku? Padahal kan aku pasang muka manis, eh lebih tepatnya aku pasang muka lebih manis dari tampangku yang sudah manis. Tapi sedikit banyak aku memang harus berterima kasih sama Yaya, karena dia sudah mempercepat jalannya rapat.

    Maka tanpa istirahat dan makan siang, aku pun menyelesaikan artikel tersebut. Alhamdulillaaaaah!

    Tapi selanjutnya aku dihantui dengan kepanikan berikutnya, yaitu......aku makan apa ya siang ini? Semua tukang jajan makan siang udah pada pulang. Huweeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeee T_T

    (Makanya jangan salah strategi!)

 
 

adistidaramutia Wrote On 30 Jul 2009
Iya juga ya....kalo bunuh2an itu kaya teroris ajah!
amyliagratia Wrote On 30 Jul 2009
yak, sabaar aja yaa, mbaa.. tapi jangan ada bunuh2an dong .. ( terlalu sadis ^ )
Linn1921 Wrote On 22 May 2009
hha.. kyana seru jga yah klo tiap ari dag dig dug gtu... wakaka =P.. >0< kidding
lucialeaf Wrote On 22 May 2009
cieee.. popo.. profile picturenya keceh kinclong abis... ^o^ xixixi...
piglover Wrote On 22 May 2009
ba Ida..... liat tuh ada yang tidak bekerja dengan baik dan benar sesuai dengan tanggung jawab yang seharusnya diemban olehnya...
adistidaramutia Wrote On 19 May 2009
untunglah Tuhan masih sayang sama aku, jadi kamu ga tahu. Pfiiiuuuuh.....
lucialeaf Wrote On 19 May 2009
xixixi... kalo aku tau kamu lagi panik tadi pagi, aku pasti bakal uyuk uyuk kamu adischan xixixi... ^o^
Dengan Meng-klik tombol 'kirim' berarti kamu telah menyetujui Privacy Policy dan Disclaimer Kami.