Senang Bersamamu
06 July 2009 - 20:02 WIB    By : adistidaramutia
9
  Kali ini aku mau cerita soal adik semata wayangku. Namanya Agam. Abis aku bosen cerita tentang diriku sendiri. Aku kan anak yg malas mengumbar kekerenan, kecantikan, dan kepintaranku. Kalau aku umbar-umbar nanti aku dianggap sombong lagi. Makanya aku mau cerita tentang adikku aja ya ;-)

  Agam itu adalah adik yg lumayan cakep, lumayan baik (kalo lagi ga sensi), pendengar yg baik, dan jago main futsal. Walaupun Agam itu adikku, tapi aku sering nerima nasihat yg bagus-bagus dari dia. Dia pernah nasehatin aku bahwasanya jadi anak baik itu keren banget. "Soalnya kita bisa aja jadi anak bandel yg pake narkoba dan begajulan, tapi kita ga mau kan? Karena itu kita termasuk dalam orang-orang yg keren. Hanya org-org yg keren lah yang tahu cara utk bersikap tanpa harus kehilangan teman," kata Agam waktu itu. Nasehat itulah yg aku ingat sampai sekarang setiap kali aku tergoda utk bandel karena pergaulan.
  Padahal harusnya nasehat itu keluar dari mulut seorang kakak ya, tapi kenapa malah Agam yg mengeluarkan nasehat itu? Yah mungkin memang tidak bisa dipungkiri kalau Agam memang lebih dewasa daripada aku. Makanya Tuhan memberi Agam badan yg lebih tinggi daripada aku (ngaruh ya?)

  Karena selama ini aku menganggap Agam itu lebih dewasa, makanya beberapa bulan yg lalu aku marah banget sama Agam. Soalnya Agam putus sama pacarnya yg berinisial N dan jadian sama temannya yg bernama Hanum!

  Sebelumnya aku udah curiga sih kalau Agam dan N sedang bermasalah. Soalnya Agam udah jarang nyuri pulsaku lagi. Dan Agam selalu menghindar kalau aku tanyain soal N. Tapi waktu itu aku berpositif thinking aja kalau mereka hanya lagi berantem biasa doang, ntar paling juga baikan lagi. Mereka udah pacaran selama 2 tahun gitu lho, masa tiba-tiba putus. Nggak asyik dong!

  Tapi apa yg kita harapkan memang ga selalu menjadi kenyataan. Pada suatu hari ketika aku dan Agam lagi makan di sebuah mall kawasan Bekasi, Agam bilang kalau dia udah putus sama N beberapa bulan yg lalu. Aku hampir aja keselek mayones pas Agam denger itu. Agam pun langsung menceritakan perihal putusnya dgn N. Intinya mereka memang udah ga cocok aja. Dan sampai sekarang mereka masih berhubungan baik. (Alasannnya sok artis banget ya!)

  Aku kenal N. N itu orgnya baik, feminin, dan ramah. Aku udah sayang dan nerima N sebagai bagian anggota keluargaku (jiyaaaah! Padahal nikah aja blom yak!) Tapi beneran, aku udah anggap N sebagai bagian dari keluarga. Makanya aku ga akan terima banget kalau Agam putus sama N gara-gara org ketiga. Awas aja ya kalau Agam selingkuh! Huh!
  Tapi Agam memastikan kalau dia putus sama N bukan gara-gara orang ketiga.  Oke, aku pegang omongan itu ya!

  Tiba-tiba beberapa minggu kemudian, aku curiga kalau Agam udah punya pacar lagi. Kecurigaanku bermula dari Agam yg mampir ke GADIS dgn memboncengi seorang cewek bernama Hanum. Karena aku curiga banget-banget-BANGET, maka pada suatu hari aku melakukan sebuah tindakan tak terpuji, yaitu aku membuka-buka inbox hape Agam. Dan benar saja, ada banyak SMS dari Hanum ke Agam yg berisikan kata-kata mesra.

  Aku sebeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeel banget! Aku merasa ditipu! Selama ini dia membohongi aku setalah sekian lama aku setia padanya! (Lho? Kok kesannya aku yg diselingkuhi ya? emang aku suka lebay sih kalau terbawa suasana...)

  Terus parahnya lagi, ketika aku otak-atik inboxnya, ketahuan pula sama Agam. Jadinya dia yg marah sama aku deh. Padahal kan harusnya aku yg marah sama dia, kok keadaan jadi terbalik gini????

  Besoknya karena aku masih memendam kekesalan, aku kirim message di Facabook Agam.  Isinya kalau ga salah begini...
  "Agam! Hayoh ngaku! Agam pacaran kan sama HAnum? Hayo ngaku! Ngakuuuuuuuuuuuuuuuu! Kalau ga ngaku, kakak mau bunuh diri! Kata Agam waktu itu putus sama N bukan krn orang ketiga. Buktinya sekarang udah pacaran lagi sama Hanum. Udah gitu ga mau cerita sama kakak lagi kalao udah pacaran. Pasti Agam takut kan ketahuan selingkuh sama Hanum udah lama makanya Agam ga mau cerita sama kakak kan? Iya kan? Iya kan?" tulisku saat itu. Sengaja aku ancam bunuh diri biar Agam takut.

Nggak berapa lama kemudian, Agam pun membalas....
  "Agam ga selingkuh kok! Sumpah! Jangan suudzon dong. Agam kan udah putus sama N udah beberapa bulan yg lalu. Kakak aja yg baru Agam ceritain baru-baru ini. Agam memang pacaran sama Hanum. Tapi Agam baru aja jadian dua minggu lalu. Agam ga cerita sama kakak, karena Agam malu. Kalau mau bunuh diri minta ditabrak sama bajaj mogok aja, biar ga terlalu lecet."

  Slompreto! Mana bisa bunuh diri dgn ditabrak bajaj, mogok pula! Bajaj kan jago ngeles.

  Ketika aku ketemu Agam lagi, aku pun menanyakan kenapa dia malu ngaku pacaran sama Hanum. Dari perbincangan yg panjang lebar dan dari hati ke hati itu, aku menyimpulkan Agam malu utk cerita karena Hanum itu cewek yg tomboy banget yg selama ini dia anggap sebagai teman. Dan kayaknya Agam juga ga pernah nyangka bisa jadian sama sahabatnya sendiri. Intinya Agam malu krn takut dicengin.

  Memang sih Hanum itu tomboy banget! Bahkan pertama kali aku ketemu sama Hanum, aku pikir Hanum itu cowok. Soalnya Hanum itu rambutnya pendek dan badanya yg kurus selalu dibalut dgn T-Shirt gombrong yg sangat tidak feminin. Kalau orang yang ga tahu nih, bisa-bisa orang menganggap Agam itu homo karena pacaran sama cowok. Tapi aku juga mengakui kalau Hanum itu cantik. Dia bahkan sering kali jadi model amatir utk beberapa klub fotografi kampus. Dan Hanum kalau difoto cantiiiiik banget!

  Agam akhirnya cerita kalau kepribadian Hanum yang hangat bikin Agam jadi naksir.
  "Pernah nih kak, waktu itu kita lagi nongkrong pinggir jalan. Terus kita lihat ada anak kecil loncat-loncat ga jelas. Biasalah anak kecil. Terus Hanum nyamperin mereka, terus dia ikutan loncat-loncat ama anak kecil itu. Begitulah Hanum..." cerita Agam.

  Agam juga jadi terpesona sama Hanum ketika mereka jalan bareng utk pertama kalinya. Kata Agam, di situ Hanum pakai baju cewek yang feminin banget. "Agam sampe ga bisa nafas, karena dia cantik banget!" kenang Agam. Dan Agam tambah senang karena kata Hanum, dia hanya akan pakai baju cewek kalau lagi nge-date sama Agam. "Agam langsung terbang-terbang pas denger itu."

  Memang sih, aku udah melihat sikap baik Hanum dari dulu. Cuma waktu suudzon melanda sehingga aku mengira kalau Hanumlah org ketiga dalam hubungan Agam dgn N, aku hampir lupa dgn segala kebaikan Hanum selama ini.

  Gara-gara Hanum, Agam itu jadi lebih gampang ketawa lho. Jangan-jangan Agam jadi gila.... "N itu baik kak, cuma akhirnya kita emang udah ga cocok aja. Sedangkan kalau sama Hanum, dia juga sama-sama suka futsal, dia juga nggak banyak nuntut. Hanum juga bisa diajak ngobrol soal apa aja. Jadi Agam ngerasa nyaman sama dia. Makanya Agam kasih nama Hanum itu Senang Bersamamu di phonebook hape Agam."

  Emang bener sih, Hanum itu memang asyik buat diajak ngobrol apa saja. Aku juga ikut merasa nyaman sama Hanum karena memang Hanum bisa diajak gila. Seperti beberapa waktu yg lalu aku, Agam, dan Hanum naik motor boncengan bertiga. Dan kita ketawa-ketawa sepanjang jalan karena kita ngumpet-ngumpet supaya ga ketahuan polisi. Memang bahaya sih, makanya jangan ditiru ya hihihi.
Di waktu yg sama juga, Agam salah kasih lampu sign, yg menyebabkan mobil dibelakang kita klakson dgn marah krn kagok, hanya Hanum yg berani pelototin dan pasang muka sangar ke mobil itu, padahal memang kita yg salah. Hanum memang berani!

  Belum lama ini juga Agam dan Hanum mampir ke GADIS. Dan Hanum membawakan aku kue. Saat itu aku benar benar BENAR mengerti kenapa Agam sayang banget sama Hanum. Karena aku pun sekarang merasakan hal yg sama dgn Agam, yaitu Senang Bersamamu.

(Wooooooooo! Giliran disogok makanan aja langsung baik deh!)

  Makanya jangan suuzdzon. Jangan juga menilai buku dari sampulnya. Soalnya buku yang tadinya kita anggap jelek, bisa aja justru buku itu yg akan banyak mengisi hidup kita.

  Oleh karena itu aku senang melihat Agam yg menjadi senang karena dia bersama orang yang ia senangi.

 
 

PuruhitaAnanda Wrote On 04 Oct 2009
Appa,,, Aku belum baca blog kamu
amyliagratia Wrote On 26 Aug 2009
mba, ada fotonyaa yg lgi main ice skating lhoo ~)
adistidaramutia Wrote On 30 Jul 2009
@ Amylia: saia sih nggak ada memihak siapa-siapa. Ini bukan rumor, bukan isu, bukan gosip. Ini memang benar adanya (hayah! Jaka Sembung bawa gitar, ga nyambung jreng!)
amyliagratia Wrote On 30 Jul 2009
ya mba, aku jadi bingung nih, skarang ngedukung sih N ato mbak Hanum ??
adistidaramutia Wrote On 07 Jul 2009
terima kasih! terima Kasih!
GongYoo Wrote On 07 Jul 2009
nice post to share...;)
mudhi Wrote On 07 Jul 2009
bwahaha... emang cuma adis yang paling lebay, tapi emang cuma lebaynya adis juga yang bisa bikin gw jadi ikutan ga negatif thinking sama orang. adis emang lebay...eh..hebaat!
muthianugrahani Wrote On 07 Jul 2009
hahahaha... adis, tulisannya lucu banget! Me like it..
mylovecat Wrote On 06 Jul 2009
Don't Judge a book by it's Cover... hahaha, ungkapan itu emang selalu menyertai hidup kita yach... :D nice post sis ^^ Love to read it... <3
Dengan Meng-klik tombol 'kirim' berarti kamu telah menyetujui Privacy Policy dan Disclaimer Kami.