Buat
yang orang Jawa atau yang ngerti bahasa Jawa pasti tahu banget arti kata itu.
Saat ini saya benar-benar sedang merasa kemrungsung. Hmm… apa ya? Saya kesulitan mencari padanan
katanya dalam bahasa Indonesia. Saking kemrungsung-nya nih, hahaha…
Gini
deh. Pernah nggak merasa seperti dikejar kereta api? Hihihi… Pasti nggak ada
yang pernah ya. Tapi, ibaratnya seperti orang yang dikejar sesuatu yang sangat
cepat di belakang kita dan akan menabrak kita. Kereta api kan?
Rasa
yang menggambarkan betapa banyak hal yang harus kita kerjakan di depan mata
sementara yang kita kerjakan saat ini pun belum ada yang kelar. Sungguh rasanya
sangat bingung dan senewen berat.
Meskipun
sudah terbiasa dengan rasa kemrungsung itu, tapi tetap saja saya selalu merasa
nggak nyaman. Padahal sudah tahu sih, kalau saya cuma sibuk mengeluh dan curcol
tentang masalah saya ini, nggak menyelesaikan masalah juga. Yang ada pekerjaan
semakin menumpuk dan ada beberapa yang bisa dibilang gagal dilaksanakan.
Padahal,
disaat seperti itu, rasa pengen curcol sangat tinggi. Rasanya pengen semua
orang tahu kalau kita lagi punya banyak masalah. Sok penting gitu deh, hihihi…
Tapi, saya nggak pernah bisa curcol di social
media. Soalnya, rasanya nggak enak aja curcol sama
orang yang nggak saya kenal. Hihihi… kayak mereka peduli aja ya sama masalah
saya. Ge-eR deh.
Eh,
akhirnya saya curcol juga deh di blog ini. Tapi di sini saya cuma mau berbagi
tip penting kalau ada yang mengalami situasi yang sama dengan saya. Yang paling
penting adalah hindari kesempatan untuk curcol. Itu saja. Kalaupun harus
diskusi dengan orang lain, pastikan itu hanya untuk tujuan menyelesaikan
masalah. Jadi nggak buang waktu. Selanjutnya, dikerjain satu persatu pasti
beres semuanya.
Nah,
lain lagi kalau kemrungsungnya karena punya rencana besar dan sangat muluk. Boleh
dong. Biasanya saking sibuk berkhayal yang besar-besar, akhirnya malah nggak
kejadian. Yang ada makin kemrungsung sendiri karena bingung mau mulai dari mana. Nah, kalau
untuk yang ini saya punya contekan tip untuk mengatasinya, dari twit-nya Anis
Baswedan. Think Big, Start Small, Act Now… keren ya! Dan bener banget lho.
Jadi,
kita memang boleh dan harus berpikir basar. Tapi kita tetap harus memulai dari
yang kecil dulu untuk menuju yang besar tadi. Dan yang terpenting adalah
lakukan sekarang juga! Jangan ditunda.
Yuuuk…
eh, kok masih kemrungsung ya!