Afgan oh Afgan....
Beberapa
waktu lalu, gue sempat terkaget-kaget ngeliat respon cewek-cewek
(sobat setia GADIS) yang ketemu AFGAN di acara Nonton Bareng GADIS.
Ya
Ampuuuun, begitu cowok berlesung pipit itu muncul, langsung deh
suasana jadi super heboh, apalagi pas diminta foto bareng. Kebayang,
kan gimana ramainya ketika para penonton cewek tsb (yang memenuhi satu bioskop PIM)
mendadak turun dan berebutan untuk bisa ketemu “Kak AFGAN”.
Sementara
itu Kak AFGAN sendiri sangat bersahabat, walaupun wajahnya memerah
karena malu-malu (yang justru bikin dia keliahatan lebih cute-sumpah
deh!).
Wah,
kalau nggak “diancam” hehehe.... untuk duduk karena film mau
diputar, pasti teman-teman yang lain nggak selesai-selesai berfoto
dan bercengkrama sama pelantun lagu Bukan Cinta Biasa itu.
Lucunya
lagi, setelah film (Bukan Cinta Biasa) dimulai dan tiba-tiba ada
adegan yang menampilkan Afgan tiba-tiba se-bioskop kompak jejeritan" Aaaa.....Agfan!!!" Heboh banget, kan?
Eits,
jangan salah “Demam Afgan” ini nggak melanda Sobat setia pembaca
GADIS aja, tapi juga anggota redaksi GADIS. Ceritanya gini, pagi itu kita-kita
mendapat kabar kalau Afgan akan main ke kantor. Kebetulan,di hari itu
ada rapat redaksi. So, susah bagi yang ikutan rapat untuk ketemu
dengannya. Kebetulan pula (entah disengaja atau tidak, hihihi) rapat
berlangsung di ruang di sebelah pintu masuk. Jadi, dari jendela kita
bisa mengintip siapa sajakah yang datang ke markas GADIS.
Alhasil,
konsentrasi rapat pun agak terbuyar setiap kali ada mobil yang
datang. Sembari berharap-harap cemas itu adalah Afgan. Tapi yang
ditunggu-tunggu nggak kunjung datang. Sampai ada satu mobil jazz
merah yang berhenti agak lama. Gue dan teman-teman pun langsung
celingak-celinguk di jendela. Nyaris yakin itu Afgan, kita bersiap
keluar untuk menyambutnya di depan pintu masuk. ke bener2in
rambut, dan baju dulu lho, supaya siap tampil hehehe...namanya juga
nge-fans. Eh, ternyata bukan juga!
Dengan
tubuh lunglai dan penuh kekecewaan (lebayyy beratss) geng redaksi pun kembali
“me-rapat” (melanjutkan rapat) sampai waktunya makan siang dan
kita kelaparan. Akhirnya rapat pun bubar. Sambil berisik di depan lift (diskusi menu makan
siang), tiba-tiba pintu lift tersebut terbuka,
dan.....Eng...Ing...Eng... tiba tiba munculah sosok ganteng
berkacamata AFGAN. Kita-kita yang nggak siap dengan “kejutan”
tersebut langsung terdiam. Asli, speechless
.
Setelah
dia berlalu, baru deh kita liat-liatan dan ketawa2 bareng
Afgan
Oh Afgan....