Teman Sejati Setia Menanti
09 January 2012 - 19:06 WIB    By : unee361
0

Siapa bilang kalau berteman akrab itu harus setiap hari ketemu dan berkomunikasi setiap saat. Buktinya gue punya beberapa teman dekat yang jarang banget ketemu, tapi selalu memberi kabar dan nggak pernah lupa untuk saling mendukung di saat-saat yang penting. Contohnya adalah teman-teman SMA dan kuliah gue. Memang sejak lulus dari dua jenjang pendidikan itu, kita memang jarang banget ketemu karena sibuk sama urusan masing-masing. Tapi, kita selalu berusaha untuk meluangkan waktu di moment spesial, misalnya pesta ulangtahun atau acara nongkrong bareng.

Nah, kebetulan di weekend kemarin salah satu teman kuliah gue yang sedang S2 di Korea liburan ke Indonesia dan dia mengajak untuk nongkrong bareng. Karena lagi ribet sama urusan kantor, gue lupa dong sama janji ketemuan sama teman-teman kuliah gue ini. Alhasil, di hari minggu siang itu gue yang lagi enak-enakan tidur terbangun oleh suara deringan HP. Pas dicek ternyata di HP gue udah ada beberapa miss call dari teman-teman kuliah gue. Dengan polosnya gue telpon balik untuk bertanya “Ada apa?”. Dan langsunglah kena semprot sama teman gue “Elo dimana?! Ini udah jam 3, kan kita janjian kumpul jam 2!”  Omigot! Langsung dong, gue lompat dari tempat tidur dan berusaha menenang teman-teman gue supaya jangan marah karena gue beneran lupa!

Sumpah hari itu rasanya gue pengin banget punya peralatan Doraemon yang bisa membuat gue cepet sampai ke restoran tempat kumpul. Untungnya pacar tersayang mau dong diminta tolong dadakan mengantarkan diriku di tengah hujan lebat. (Ternyata pacar berbakat juga jadi Doraemon, hehehe). Tapi, karena hujan besar, jalanan pun macet berat. Akhirnya dengan pasrah gue menelpon teman-teman gue dan meminta mereka nggak usah menunggu gue karena bakalan lama banget sampainya. Reaksi mereka sih di telpon cuma bilang, “Ya udah elo datang aja.” Jadi, gue tetap menuju ke lokasi, kalau pun mereka udah pulang, ya gue hang out aja di sana sama pacar.

Dan ternyata pas sampai lokasi, semua teman-teman gue masih komplit, lho menanti gue datang. Sampai terharu gue melihat mereka dengan sabarnya menunggu gue. Bayangkan janjiannya jam 2, sedangkan gue sampai sana jam 6 sore. Berarti mereka menunggu gue 4 jam. Waktu gue tanya kenapa rela sih nungguin gue selama itu. Dengan simplenya mereka menjawab; “Karena kangen sama elo.” Ya ampun langsunglah gue meminta maaf sambil berurai air mata ( bo’ong ding, yang benar sih sambil ketawa dan berusaha melarikan diri dari tabokan teman-teman gue. Hihihi)

Tapi, dari sini gue belajar sesuatu bahwa teman sejati nggak akan pernah merasa bermasalah berkorban demi diri kita. Dan bahkan meskipun kita sudah menyusahkan, mereka tetap punya segudang maaf untuk kita. Tapi tentunya dengan tambahan nasehat; “Jangan diulangin lagi, ya! Ngerepotin, tahu!” Iya, deh….
 
 

Belum ada komentar

Tulis Komentar

 
200 Karakter

Dengan Meng-klik tombol 'kirim' berarti kamu telah menyetujui Privacy Policy dan Disclaimer Kami.