How Fun Can You Go
[14 Jan 2010 - 31 Dec 2010]
How Fun Can You Go
Selama ini mungkin kita sering komplain dan nggak puas dengan pacar, dengan bilang “Ah, kamu nggak fun banget jadi pacar!” Tapi, pernah nggak ngebalikin pernyataan itu ke diri kita sendiri? Cukup menyenangkan kah kita di matanya?Try this quiz and you’ll find the answer. Isi dengan jujur, ya!
Hape kamu berbunyi saat sedang ngobrol seru dengan si dia. Apa yang kamu lakukan?

Membiarkan saja hape itu berbunyi sampai off sendiri. Si dia lebih penting!



Menjawab lalu ngobrol lama dengan si penelepon tentang gosip terbaru. Ah, pacar kan bisa menunggu beberapa menit saja!



Menjawabnya dan bilang kamu akan meneleponnya kembali nanti.



*
Si dia minta ijin untuk tidak malam mingguan dengan kamu, karena ada ajakan nongkrong bareng gengnya yang selama ini dia abaikan demi menemani kamu terus.

Nggak masalah. Gue juga bisa bikin acara sendiri dengan teman-teman cewek. Girl’s night out, gitu lho!



Membuatkan camilan kesukaannya untuk bekal nongkrong. Pasti si dia bakal senang banget.



Mengeluh terus saja sampai dia akhirnya menyerah dan membatalkan acara dengan teman-temannya.



*
Di acara pensi sekolah, pacar datang dengan memakai baju yang (bagimu) jelek dan tampak aneh, plus sepatu yang super kotor. Kucel deh, pokoknya.

Kamu sedikit mengacuhkan dia dan pura-pura sibuk mengobrol dengan teman lain yang duduk di sampingmu.



Membuat lelucon tentang penampilannya di depan orang banyak. Kalau nggak disindir begitu, dia nggak akan sadar, deh betapa malunya kamu!



Ganti penampilan yang matching dengan penampilan si dia. Kompak, dong!



*
Saat mengantre tiket nonton, tiba-tiba dia teringat dompetnya yang tertinggal di rumah. Kamu?

Nggak apa-apa sih membayar tiket itu, dengan catatan si dia harus mengembalikan uang itu.



Huh! Jangan-jangan dia memang sengaja ninggalin dompet di rumah. Batal nonton saja, deh.



Yah, sekali-kali bayarin dia, deh. Toh selama ini dia yang lebih sering mentraktir.



*
Si dia gagal masuk ke tim basket impian. Gara-gara itu, mukanya kusut banget dan dia selalu menyalahkan diri sendiri atas kegagalannya itu. Sebagai pacarnya, kamu...

Memberinya waktu untuk sendiri sambil mengingatkan kalau kamu selalu siap menjadi tempat curhat-nya.



Mengajaknya makan pizza dan sepanjang waktu mengingatkannya kembali pada skor-skor basket yang pernah dia raih.



Bikin hatinya senang? Huh! Gimana caranya? Jadi malas nge-date sama si basketball looser!



*
Wah, sudah dekat Valentine, nih. Malu dong kalau sampai teman-teman tahu dia lagi nggak ada uang untuk beli hadiah.

Bikin perjanjian saja sama dia kalau tahun ini Valentine tanpa tukar kado. Beres, kan?



Kamu akan ngambek (seperti biasanya) sampai dia meminta uang tambahan (lagi) dari mamanya untuk membelikan hadiah.



Ah, nggak perlu hadiah deh! Piknik seru berdua dia saja sudah romantis, kok.



*
Tiba-tiba saja dia datang ke rumah dan mengajak jalan-jalan, padahal kamu belum mandi dan belum dandan sama sekali.

Dia harus menunggu kamu mandi dan berdandan selama satu jam. Harus tetap tampil cantik, dong kalau pergi bareng dia.



Wow! Saatnya bebas dari berbagai make up yang menutup kulit, nih. Sekalian melihat, apakah dia tetap sayang saat kamu nggak berdandan.



Nggak mau, lah! Siapa suruh nggak telepon dulu kalau mau ngajak jalan?



*
Kamu nggak bisa klik dengan teman-temannya. Saat ngumpul bersama mereka, kamu...

Menyibukkan diri dengan bermain game di hape.



Pasang muka nggak sabar dan memberi kode pada si dia buat cepat-cepat cabut dari situ.



Tetap pasang senyum walaupun kamu sudah bosan banget mendengarkan obrolan mereka.



*
Saat teman-teman ngomongin gosip baru tentang teman sekelasmu, reaksimu:

Mendengarkan dan sesekali ikut ngegosip dengan teman-teman.



Kamu jadi orang yang paling heboh dan rajin mencari info detail tentang gosip itu.



Mendengarkan sebentar dan akhirnya kamu menyingkir. Nggak penting, ah!



*
Saat seorang teman menjadikanmu sebagai bulan-bulanan leluconnya di depan si dia. Reaksimu:

Saat seorang teman menjadikanmu sebagai bulan-bulanan leluconnya di depan si dia. Reaksimu:



Kamu jadi super sensitif dan langsung mengajak dia meninggalkan tempat itu.



Balas saja dengan celetukan lucu. Ah, ini kan cuma cara teman kamu mengajak tertawa bersama.



*

** Dengan mengklik tombol 'OK', berarti kamu telah menyetujui Privacy Policy dan Disclaimer kami.
 
Bookmark and Share

Teman Kencanku
Kalau boleh berandai-andai, siapa sih cowok Korea yang pengin kamu ajak nge-date saat Valentine?
Song Joong Ki
T.O.P "Big Bang"
Choi Si Won "SuJu"
Kim Hyun Jung
Micky Yochun "JYJ"
Junsu "2PM"




 
Nggak ada salahnya jujur soal perasaan kamu ke dia. Kalau pura-pura terus, sesal kemudian. 

Kalau pengin beli barang yang mewah, sebaiknya sisihkan dari tabungan saja. Supaya nggak mengganggu pengeluaran harianmu. 

Rasa percaya dirimu lagi maksimal banget, nih! Ini bisa jadi modal utama untuk sukses di pergaulan. 

YES, you are falling in love. Nggak perlu khawatir atau berharap terlalu jauh, nikmati saja dulu perasaan yang baru tumbuh ini. 

Dompetmu lagi kering! Pikir seribu kali sebelum membeli barang-barang yang sebetulnya nggak perlu. 

Pendirianmu gampang goyah oleh pengaruh dari luar, nih! Hati-hati, labil bisa membahayakan dirimu. Apalagi kalau berhubungan dengan pilihan masa depan. 

Sebal ya, karena sudah lama nggak ketemuan sama pacar? Sabaaarr, dia lagi sibuk banget sama kegiatannya, tuh. 

Bakal banyak pengeluaran tak terduga. Amankan dompetmu dan sisihkan dana darurat. 

Minggu ini, kamu lagi kreatif banget! Ayo, cepat eksekusi idemu sebelum mereka menguap begitu saja. 

Yang namanya cobaan dalam pacaran itu, sangat amat wajar. Jadi, tetap santai dan selesaikan semuanya dengan tenang. 

Kerja kerasmu selama ini akan berbuah manis dan berdampak positif untuk keadaan dompetmu. 

Kepalamu sedang penuh sesak oleh urusan sekolah. Keluar sejenak dari rutinitas itu, akan membuatmu lebih rileks menjalaninya. 

 

10 Feb 2012

Kirab Budaya 2012 Cap Go Meh di Vihara Dharma Ramsi, Bandung. Info: 022-603 4489

12 Feb 2012

Valentine’s Day with Afgan & Andien di Grand City, Surabaya. Info: 0878 5570 1075