Nkosi Johnson Si Pejuang AIDS

by :
Posted : April 20, 2015

Perjuangan Nkosi Jonhnson dimulai sejak ia lahir. Cowok asal Afrika Selatan ini harus melawan virus HIV yang sudah ada di dalam dirinya. Karena penyakit itu juga, ia harus menghadapi diskriminasi di lingkungannya. Namun, hal-hal tersebut nggak membuatnya patah semangat.

Cowok kelahiran 1989 ini tertular AIDS dari ibundanya sejak di dalam kandungan. Nkosi lahir tanpa mengetahui siapa ayahnya. Karena kondisi kesehatan ibunya memburuk, akhirnya Nkosi kecil diadopsi oleh seroang praktisi humas di Johannesburg, Gail Johnson. Ia merawatnya penuh dengan kasih sayang hingga akhir hayatnya.

Pada tahun 1997, Nkosi mendaftarkan diri ke sekolah umum. Sayangnya, sekolah tersebut menolak kehadirannya. Soalnya, pihak sekolah nggak mau menerimanya karena ia mengidap HIV AIDS. Tentunya, hal ini nggak bisa diterima oleh orangtua angkat Nkosi.  Kejadian ini kemudian dilaporkan ke Pemerintah Afrika Selatan.

Sejumlah pejabat pemerintahan pun melakukan protes terhadap sikap sekolah tersebut. Dalam peraturan negara tersebut, ada pelarangan diskriminasi pendidikan untuk orang-orang yang punya masalah medis. Gara-gara peristiwa ini, Nkosi pun diminta untuk tampil sebagai pembicara utama dalam Konferensi AIDS Sedunia yang ke-13.

Dalam pidatonya, menceritakan soal pengalamannya sebagai pengidap HIV AIDS. Ia juga mengajak anak-anak ODHA untuk mau membuka diri dan nggak malu terhadap publik. Nkosi yang saat ini masih berusia 8 tahun meminta masyarakat untuk memperlakukan para ODHA setara dengan yang lainnya. Pidato tersebut menyentuh hati Presiden Afrika Selatan, Nelson Mandela. Bahkan, Nkosi dijuluki sebagai Ikon Perjuangan Hidup.

Pengalaman penolakannya tersebut membuatnya semakin peduli terhadap sesama pengidap HIV AIDS. Bersama ibu angkatnya, Nkosi mendirikan Yayasan Nkosi’s Haven. Di yayasan ini, ia membantu anak-anak ODHA untuk lebih percaya diri dan diterima oleh masyarakat.  Pada tahun 2005, Nkosi menerima Hadiah Perdamaian Internasional Anak dari Presiden Uni Soviet, Mikhail Gorbachev dan 100 ribu dolar Amerika (atau sekitar Rp 1,2 milyar) dari Yayasan Kidsright. Bahkan, Nkosi diabadikan dalam patung beserta ukiran namanya.

Sayangnya, Nkosi harus menyerah terhadap HIV AIDS pada tahun 2001. Di usia 12 tahun, ia wafat dan dimakamkan Westpark Cemetery, Johannesburg. Kisah hidupnya diabadikan dalam buku berjudul “Kami” karya Jim Woote. Ayu – Foto: www.myhero.com

Banyak kegiatan yang dilakukan orang-orang untuk menunjukkan kepeduliannya terhadap AIDS, ada 3 kampanye AIDS unik nih yang wajib kita baca.

polling

Nkosi Johnson Si Pejuang AIDS

kata zodiak

Aquarius

Aquarius

Pacar mulai nggak mau mendengarkan pendapatmu, nih!
Pisces

Pisces

Ada simpanan untuk bersenang-senang.
Aries

Aries

Aktif ikut kegiatan di sekolah juga bisa menambah pengalaman dan teman, lho!
Taurus

Taurus

Bersyukurlah kamu punya pacar yang super sabar.
Gemini

Gemini

Masih cukup dana untuk melakukan hobimu.
Cancer

Cancer

Kejutan-kejutan kecil membuat hubungan kalian semakin berarti.
Leo

Leo

Boleh saja mengenang masa lalu. Tapi, harus tetap bisa move on, ya!
Virgo

Virgo

Ada pengeluaran yang terduga yang cukup besar, nih!
Libra

Libra

Bersikap manis memang bagus. Asal jangan berlebihan.
Scorpio

Scorpio

Sekali-kali gunakan logikamu, ya. Jangan hatimu saja.
Sagitarius

Sagitarius

Wajar kok, kalau kalian sering berantem di awal pacaran.
Capricorns

Capricorns

Kebiasaanmu membuang-buang uang muncul lagi, nih! Duh!
 
Next >   

More
© 2019 Gadis Femina Group. All Rights Reserved. | By fdvs team.