Google Tutup Google+ Selama 10 Bulan Karena Alasan Mengejutkan Ini

by : Monique Oktaviannie Hartono
Posted : October 10, 2018
Buat kamu pengguna Google+, dalam 10 bulan ke depan kamu harus absen menggunakan social media yang satu ini, nih. Soalnya, Google dipastikan bakal menutup jaringan sosialnya tersebut selama 10 bulan akibat membocorkan 500.000 data penggunanya. Ouch!
 
Data yang bocor tersebut terdiri dari nama, e-mail, pekerjaan, jenis kelamin, umur, dan data personal lain. Kebocoran data ini sebenarnya sudah terjadi sejak tiga tahun yang lalu, tapi Google baru mengumumkannya Senin, 8 Oktober 2018 setelah celah keamanan (bug) Google+ berhasil ditambal.
 
Dilansir dari The Wall Street Journal, Google tidak mengungkap masalah kebocoran data ini karena tidak ingin mengundang pengawasan ketat dari regulator. Selain karena kebocoran data, penutupan Google+ juga diakibatkan tidak terpenuhinya ekspektasi Google terhadap jaringan sosialnya itu.
 
Menurut The Verge, pengguna Google+ hanya berinteraksi selama kurang dari 5 detik. Google+ sendiri merupakan layanan jejaring sosial buatan Google yang dirilis pada tahun 2011. Peluncuran Google+ disebut-sebut ingin menyaingi Facebook karena perusahaan mesin pencarian terbesar itu ingin menarik minat pengguna media sosial.
 
Layanan yang ditawarkan oleh Google+ sendiri tidak jauh dari layanan yang ditawarkan Facebook, seperti pembaruan status dan news feeds. Google+ juga menyediakan fitur bagi penggunanya untuk membentuk grup yang disebut dengan Circle.
 
Namun, rupanya perusahaan yang dipimpin Sundar Pichai ini gagal dalam menarik perhatian generasi milenial. Alhasil, pengguna Google+ terbilang sedikit, bahkan banyak orang yang masih bingung dengan Google+.
 
Nah, karena alasan itu, Google pun kemudian memutuskan untuk menutup Google+. Tapi, penutupan ini hanya bersifat sementara. Google+ akan ditutup hanya selama 10 bulan ke depan dan akan dapat diakses kembali pada Agustus 2019.
 
Editor: Ria Juwita - Foto: www.theverge.com
 
Baca juga:

Topic

#aplikasi , #hitech