Back Street [1]

by :
Posted : October 5, 2012

Bel berbunyi. Murid-murid kelas X3, termasuk aku, menghambur ke luar kelas. Huh… otakku menegang. Soal-soal fisika itu tanpa ampun menguras sadis otakku. Tak tahu, Bu Farida bisa-bisanya terpikir soal segila itu.

“Ibra…” panggilku dan menghampiri pacar pertamaku itu.

“Kita jalan-jalan yuk, makan-makan atau muter-muter terserah deh. Stress nih…” ajakku.

“Tapi katanya kamu disuruh pulang cepet… “ Ibra mengingatkanku pada pesan Mama yang menyuruhku langsung pulang selesai sekolah. Karena sudah tiga kali Sabtu aku pulang begitu Maghrib sudah mulai menjelang. Gara-gara sehabis pulang sekolah hari Sabtu aku langsung pergi ngedate bareng Ibra. Makan di kafe, muter-muter, kadang nonton, pokoknya berdua.

“Bodo ah. Mama aja yang bawel. Terlalu over protective, lama-lama aku bisa-bisa kabur dari rumah. Capek dikekang terus.” Celotehku sambil mengambil HP dari tasku dan menulis sebuah SMS yang menyatakan bahwa aku pulang terlambat karena harus ngerjain tugas di rumah Amelia. Dan… semua beres. Mama bisa ngomel apa? Secara aku pulang terlambat lantaran ngerjain tugas.

Jika sudah berhubungan dengan hati, bohong sekali-sekali nggak apa-apa lah. Ya… mau diapain lagi. Inilah nasib sebuah cinta terlarang. Bukannya cinta harus diperjuangkan? Dan inilah bentuk perjuanganku. Walau harus ngebohong sama Mama.

Problematika percintaanku bukanlah karena kedua orangtuaku dan orang tua Ibra merupakan musuh bebuyutan seperti kisah Romi dan Juliet. Atau bukan pula kisah si miskin dan si kaya. Masalah kami sebenarnya adalah masalah prinsip. Aku punya prinsip. Dan Mama punya prinsip.
Bagi Mama, pantang bagi anak-anaknya berpacaran sebelum menangggalkan baju seragam mereka. Tapi bagiku, pantang mengelak cinta jika dua hati sudah merasakan hal yang sama walau baju seragam masih kukenakan. Hati kan tak mengenal usia. Jika memang rasa itu telah bersambut, mengapa tak melabuhkannya pada sebuah status pacaran? Itulah kenapa kusebut sebuah cinta terlarang. Otomatis back street merupakan jalan satu-satunya.

“Serius nih kita jalan?” Ibra memastikan lagi begitu sampai di halte.

“Serius.” Kataku.

“Tapi ntar kamu diomeli lagi…”

“Mau diomeli berapa kali pun nggak apa-apa. Telingaku udah kebal sama yang namanya omelan,” aku langsung naik ke angkot begitu angkot biru berhenti di depanku. Ibra terpaksa mengikuti.

***

polling

Back Street [1]

kata zodiak

Aquarius

Aquarius

Pacar mulai nggak mau mendengarkan pendapatmu, nih!
Pisces

Pisces

Ada simpanan untuk bersenang-senang.
Aries

Aries

Aktif ikut kegiatan di sekolah juga bisa menambah pengalaman dan teman, lho!
Taurus

Taurus

Bersyukurlah kamu punya pacar yang super sabar.
Gemini

Gemini

Masih cukup dana untuk melakukan hobimu.
Cancer

Cancer

Kejutan-kejutan kecil membuat hubungan kalian semakin berarti.
Leo

Leo

Boleh saja mengenang masa lalu. Tapi, harus tetap bisa move on, ya!
Virgo

Virgo

Ada pengeluaran yang terduga yang cukup besar, nih!
Libra

Libra

Bersikap manis memang bagus. Asal jangan berlebihan.
Scorpio

Scorpio

Sekali-kali gunakan logikamu, ya. Jangan hatimu saja.
Sagitarius

Sagitarius

Wajar kok, kalau kalian sering berantem di awal pacaran.
Capricorns

Capricorns

Kebiasaanmu membuang-buang uang muncul lagi, nih! Duh!
 
Next >   

More
© 2019 Gadis Femina Group. All Rights Reserved. | By fdvs team.

Hi  Kamu belum login!