Tahu

by :
Posted : June 24, 2016
Aku suka sekali makan tahu. Aneka olahan dari tahu aku suka. Gulai tahu, semur tahu, pepes tahu,  opor tahu. Bahkan hanya sekedar tahu goreng plus cabe rawit. Makanya aku sering dijuluki setan tahu. Di rumah pun selalu ada hidangan tahu di meja makan. Kecuali hari ini.
 
“Maaf Non, tadi Bik Narti kesiangan belanjanya. Jadinya kehabisan tahu,”kata Bik Narti saat kutanya kenapa hari ini tidak ada suguhan tahu sebagai makan siangku. Aku mendengus kesal. Hilang sudah selera makanku.
 
“Kan ada ayam kecap, enak lho,” bujuk Mama yang mendengar kericuhan di meja makan.
 
 “Malas ah, Ma,” kuseret langkahku ke kamar. Sebenarnya perutku sudah menjerit minta diisi. Tapi aku tidak berselera melihat menu di meja makan.
 
”Hu uh,” aku merutuk kesal. Setelah mengganti seragam sekolah dengan pakaian rumah, aku segera ke luar, mencari tukang gorengan.
 
Aku melonjak senang saat melihat abang gorengan sedang memasukan adonan ke dalam penggorengan.
 
“Bang, tahu dong lima ribu,”
 
”Wah, tahunya habis, Neng. Baru aja ada yang borong,” sesal Abang gorengan. Mataku mendelik. Cacing-cacing di perutku semakin meronta-ronta. Langkahku gontai saat tiba di rumah. Akhirnya kumakan juga apa yang ada di meja makan.
 
***
 
“Nih Non, Bik Narti beli tahu yang banyak. Biar Non Ara nggak kehabisan tahu lagi,” kata Bik Narti keesokan harinya saat aku turun dari kamar atas.
 
”Beli dimana, Bik?” kulihat Bik Narti memasukan potongan tahu berwarna kuning ke dalam wadah plastik.
 
”Ada yang jual, orangnya ganteng deh, Non. Kayaknya seumuran Non Ara,” Bik Narti tersipu malu.
 
”Idih, Bik Narti genit,” godaku. Dan Bik Narti semakin tersipu-sipu.
 
Gara-gara Bik Narti sering menceritakan pedagang tahu yang ganteng itu, aku jadi penasaran juga. Minggu pagi, aku pun ikut ke pasar, tepatnya maksa ikut.
 
”Wah, jarang-jarang nih Non mau ikut ke pasar,” kata Bik Narti takjub.
 
 “Ada yang mau dibeli,” kelitku.
 
”Nggak titip aja sama Bibik, Non, kan biasanya begitu?”
 
”Udah ah, kok jadi ribet gini. Aku kan juga mau tahu pasar, Bik.”
 
Setelah naik angkot satu kali, tibalah kami di pasar. Kondisi pasar yang bau dan becek membuatku sempat urung masuk ke dalam. Bik Narti juga kelihatan cemas.
 
“Non, tunggu di Bakso Mang Jaja aja, biar Bik Narti yang keliling,”
 
“Beli tahu dulu aja, Bik,”
 
”Jualan tahunya dekat dengan Bakso Mang Jaja, Non,”
 
Udah maksa-maksain ikut Bik Narti ke pasar ternyata tuh abang-abang tahu nggak jualan. Sumpah kesal!
 
”Baru kali ini dia nggak jualan, Non. Bibik cari di tempat lain aja ya, Non.”
 
Aku mengangguk sambil makan bakso yang kupesan.
 
“Eh, cewek gaul, kok tumben ada di pasar?” sapa seseorang yang suaranya sangat kukenal. Aku menoleh dengan bakso yang masih ada di mulut.
 
“Habisin dulu tuh bakso, baru ngomong,” kata Aryo lagi, teman sekelasku. Aryo itu temanku dari SMP yang diam-diam aku sukai.
 
”Kamu ngapain di sini?” tanyaku setelah kutelan bakso yang di mulutku.
 
”Gue lagi jualan tahu, gantiin bokap karena dia lagi sakit.”
 
”Huek!” kali ini bakso yang kumakan nyangkut di tenggorokan.
 
”Hahaha...cewek gaul ternyata ngebaksonya di pasar. Kirain cuma kenal kafe doang.”
 
”Non, Bibik tadi beli tahu sutra dan Bandung aja.” Tiba-tiba Bik Narti sudah muncul di sebelahku.
 
”Nggak apa-apa, yuk langsung pulang, Bik!”
 
”Eh, ini kan tukang tahu yang sering Bibik ceritain, Non. Kok, hari ini nggak jualan, Bang?” seru Bik Narti saat melihat Aryo.
 
“Saya tadi antar pesanan tahu dulu Bik, jadi baru mau jualan sekarang.”
 
”Bang, Non Ara penasaran banget sama abang sampai maksa Bibik buat ketemu abang tahu ganteng langganan Bibik. Tapi kayaknya udah pada kenal, ya.” Wajahku bersemu merah mendengar celotehan Bik Narti.
 
”Wah, Bibik ceritanya pasti berlebihan,“ kata Aryo tersenyum-senyum.
 
”Apa sih Bik, bikin malu aja,” kutarik tangan Bik Narti untuk pulang. Jantungku pun berdegup kencang. Dari jauh masih kudengar tawa keras Aryo.*** Puan Murhijriatul

polling

Tahu

kata zodiak

Aquarius

Aquarius

Pacar mulai nggak mau mendengarkan pendapatmu, nih!
Pisces

Pisces

Ada simpanan untuk bersenang-senang.
Aries

Aries

Aktif ikut kegiatan di sekolah juga bisa menambah pengalaman dan teman, lho!
Taurus

Taurus

Bersyukurlah kamu punya pacar yang super sabar.
Gemini

Gemini

Masih cukup dana untuk melakukan hobimu.
Cancer

Cancer

Kejutan-kejutan kecil membuat hubungan kalian semakin berarti.
Leo

Leo

Boleh saja mengenang masa lalu. Tapi, harus tetap bisa move on, ya!
Virgo

Virgo

Ada pengeluaran yang terduga yang cukup besar, nih!
Libra

Libra

Bersikap manis memang bagus. Asal jangan berlebihan.
Scorpio

Scorpio

Sekali-kali gunakan logikamu, ya. Jangan hatimu saja.
Sagitarius

Sagitarius

Wajar kok, kalau kalian sering berantem di awal pacaran.
Capricorns

Capricorns

Kebiasaanmu membuang-buang uang muncul lagi, nih! Duh!
 
Next >   

More
© 2019 Gadis Femina Group. All Rights Reserved. | By fdvs team.

Hi  Kamu belum login!