Tanah Mama

by :
Posted : January 1, 2015

Dituduh mencuri ubi, Mama Halosina (Halosina) diharuskan membayar denda sesuai adat yang berlaku di pedalaman Yahukimo, Papua yaitu satu ekor babi atau Rp 1 juta. Padahal, Mama sangat kesulitan untuk menghidupi dirinya sendiri dan keempat orang anaknya.


Permasalahan curi-mencuri ini berawal dari ketidaksanggupan sang suami Halosina, Hosea (Hosea), dalam mengurus keluarga. Ia lari dari tanggung jawabnya sebagai kepala keluarga dan meninggalkan Mama beserta anak-anaknya, yaitu Eli, Atalia, Aminus dan Anen. Terlebih, Hosea lebih mempedulikan keluarga istri keduanya dibanding kehidupan Halosina.

Kondisi ini diperparah dengan mangkirnya Hosea dari kewajiban membuka lahan pertanian. Padahal, adat yang berlaku di daerah Indonesia timur ini adalah laki-laki yang membuka lahan dan perempuan yang menanam. Namun, dengan tidak adanya lahan yang dibuka, Halosina tidak dapat bagian lahan untuk menanam. Itu artinya, ia tidak memiliki persediaan makanan apapun.

Untuk itu, demi bertahan hidup, Halosina mengambil ubi di lahan milik adik Hosea atas dasar kekeluargaan. Sayangnya, hal tersebut tidak bisa diterima oleh sang adik ipar, sehingga ia menagih denda tanpa adanya kompensasi, walaupun mereka adalah kerabat. Adik ipar tersebut bahkan melaporkan kasus tersebut ke kepala suku. Padahal, Halosina sudah berulang kali menjelaskan bahwa apa yang ia lakukan bukan pencurian. Lagipula, ia tidak punya uang untuk membayar denda yang begitu besar.

Hal yang bikin Halosina makin sedih adalah ia merasa tidak berdaya bahkan saat berada di tanah kelahirannya sendiri. Lalu, karena ditagih terus menerus, Halosina pun kabur dari kampung Huguma ke kampung Anjelma, dan menumpang hidup di keluarga adik kandungnya. Dari sana, perlahan tapi pasti, Halosina berusaha seorang diri melunasi dendanya.

Lewat sosok Halosina, film dokumenter berdurasi 62 menit ini memperlihatkan cuplikan kehidupan mama-mama Papua yang tegar melalui kehidupan yang keras. Jadi tulang punggung keluarga, mereka rela berjalan kaki selama 4 jam untuk menjual hasil panennya ke pasar, demi menghidupi keluarganya.

Tanah Mama
Kategori: film bioskop
Sutradara: Asrida Elisabeth
Tanggal Rilis di Indonesia: 8 Januari 2015
Produksi: Kalyana Shira Films

Vinty Sannaly – Foto: Dok. Kalyana Shira Films


polling

Tanah Mama

kata zodiak

Aquarius

Aquarius

Pacar mulai nggak mau mendengarkan pendapatmu, nih!
Pisces

Pisces

Ada simpanan untuk bersenang-senang.
Aries

Aries

Aktif ikut kegiatan di sekolah juga bisa menambah pengalaman dan teman, lho!
Taurus

Taurus

Bersyukurlah kamu punya pacar yang super sabar.
Gemini

Gemini

Masih cukup dana untuk melakukan hobimu.
Cancer

Cancer

Kejutan-kejutan kecil membuat hubungan kalian semakin berarti.
Leo

Leo

Boleh saja mengenang masa lalu. Tapi, harus tetap bisa move on, ya!
Virgo

Virgo

Ada pengeluaran yang terduga yang cukup besar, nih!
Libra

Libra

Bersikap manis memang bagus. Asal jangan berlebihan.
Scorpio

Scorpio

Sekali-kali gunakan logikamu, ya. Jangan hatimu saja.
Sagitarius

Sagitarius

Wajar kok, kalau kalian sering berantem di awal pacaran.
Capricorns

Capricorns

Kebiasaanmu membuang-buang uang muncul lagi, nih! Duh!
 
Next >   

More
© 2019 Gadis Femina Group. All Rights Reserved. | By fdvs team.