NYD at the Museum: SoulSphere of Jakarta

by : Shafira Annisa
Posted : August 13, 2019
“We learn lessons from the past, to overcome obstacles of the present. We build our future from hopes and dreams. But when it comes, are we ready?”. Begitulah kalimat yang menggambarkan pementasan tari NYD at the Museum: SoulSphere of Jakarta yang dipastikan memiliki konsep yang unik dan berbeda dari pementasan tahun lalu, girls.
 
NAMARINA adalah sebuah institusi pendidikan non-formal pertama di Indonesia yang bergerak di bidang seni tari ballet, jazz dan kebugaran (fitness). Didirikan pada tahun 1956 oleh Almh. Nanny Lubis. Bahkan saking lamanya NAMARINA sudah berdiri, dahulu ibu pejabat penting seperti Ibu Fatmawati dan Ibu Hatta pernah memakai jasa NAMARINA, lho!
 
Nah, kalau Namarina Youth Dance (NYD) sendiri adalah sebuah semi-professional dance company yang didirikan pada tahun 2006. Selama 13 tahun kiprahnya di dunia tari, NYD telah banyak menghasilkan produksi, baik hasil karya resident choreographer maupun kerjasama dengan beberapa choreographer mancanegara.
 
NYD rutin mengadakan pementasan setiap tahunnya. Sejak tahun 2006 sudah ada 13 pementasan yang dilaksanakan, antara lain Nutcracker – Magical Journey of Dance (2007), Hotel Batavia (2014) dan Anantari (2018).
 
Semi-professional dance company bukan berarti para penari tidak professional, girls! Para penari yang masuk ke dalam NYD merupakan penari lulusan NAMARINA tingkat mahir yang telah di audisi kembali. Semi-professional disini berarti penari tidak bekerja setiap hari seperti layaknya para penari professional dance company.
 
Tahun ini, NYD akan tampil dengan tema NYD at the Museum: SoulSphere of Jakarta. Berbeda dari pementasan sebelumnya, kali ini pementasan diadakan langsung di tengah di Museum Nasional/Gajah. Ketidakadaan sebuah panggung menghilangkan batasan antara penonton dan penari.
 
SoulSphere of Jakarta berbicara mengenai sikap masyarakat yang tinggal di Jakarta, dulu, kini serta harapannya nanti. Mengenali budaya dan perilaku yang tumbuh dan berkembang, yang terbentuk seiring berjalannya waktu.
 
Pementasan dibagi menjadi empat bagian. Pertama, Djakarta Tempo Doeloe yang menceritakan budaya Betawi sebagai campuran dari berbagai budaya. Kedua, Intoleransi yang menceritakan masyarakat Jakarta yang semakin serakah dan tak acuh. Ketiga, Kehancuran menceritakan lunturnya nilai toleransi dan empati. Bagian terakhir, Harapan menceritakan harapan agar keselarasan dan toleransi dpat berjaya kembali.
 
Dikoreografikan oleh Irninta Dwitika dan Andhini Rosawiranti pementasan ini tampak sangat spektakuler. Untuk mengetahui lebih lanjut tentang NYD dan NAMARINA kalian bisa langsung mengunjungi Instagram @namarina_dance_academy atau @namarinayouthdance.
 
Jangan lupa untuk melihat foto keseruan pementasan pada slideshow di bawah ini! Editor: Indri Wulandari - Foto: Shafira Annisa
 




Baca Juga:

Topic

#eventupdate

polling

NYD at the Museum: SoulSphere of Jakarta

kata zodiak

Aquarius

Aquarius

Pacar mulai nggak mau mendengarkan pendapatmu, nih!
Pisces

Pisces

Ada simpanan untuk bersenang-senang.
Aries

Aries

Aktif ikut kegiatan di sekolah juga bisa menambah pengalaman dan teman, lho!
Taurus

Taurus

Bersyukurlah kamu punya pacar yang super sabar.
Gemini

Gemini

Masih cukup dana untuk melakukan hobimu.
Cancer

Cancer

Kejutan-kejutan kecil membuat hubungan kalian semakin berarti.
Leo

Leo

Boleh saja mengenang masa lalu. Tapi, harus tetap bisa move on, ya!
Virgo

Virgo

Ada pengeluaran yang terduga yang cukup besar, nih!
Libra

Libra

Bersikap manis memang bagus. Asal jangan berlebihan.
Scorpio

Scorpio

Sekali-kali gunakan logikamu, ya. Jangan hatimu saja.
Sagitarius

Sagitarius

Wajar kok, kalau kalian sering berantem di awal pacaran.
Capricorns

Capricorns

Kebiasaanmu membuang-buang uang muncul lagi, nih! Duh!
 
Next >   

More
© 2019 Gadis Femina Group. All Rights Reserved. | By fdvs team.

Hi  Kamu belum login!