BNI Ajak Siswa Berprestasi di Yogyakarta dan Padang Kenali Nusantara

by : Mariana Politton
Posted : September 7, 2017
Sebagai bagian dari generasi penerus Indonesia, kita tentu harus mengenal nusantara Indonesia. Itu kenapa, BNI menyelenggarakan sebuah acara positif dari program yang tujuannya membawa siswa-siswi berprestasi di Yogyakarta dan Padang mengenal nusantara lebih luas lagi.
 
Bernama Siswa Mengenal Nusantara, progam yang diselenggarakan pada pertengahan tahun 2017 ini disebut menjadi bukti nyata BNI dalam mendukung komitmen Kementerian BUMN dalam merealisasikan tujuan memberi pengetahuan akan keragaman budaya dan kekayaan alam Indonesia bagi anak muda seperti kita.
 
Programnya sangat menarik! BNI pertama-tama membawa sebanyak 40 siswa berprestasi dan 8 guru pendamping dari kota Yogyakarta dan Padang untuk saling bertukar tempat.
 
Tujuannya supaya masing-masing perwakilan dari daerah yang dikelompokkan menjadi 20-20, bisa mempelajari budaya dan kekayaan alam yang belum pernah mereka ketahui sebelumnya.
 
Caranya, para peserta dibekali rangkaian kegiatan menarik selama 8 hari dengan fasilitas terbaik yang disediakan oleh BNI serta Primissima di kota Yogyakarta dan 3 BUMN lainnya, Jasindo, Pindad dan ASDP di Sumatera Barat.
 
Hasilnya, para peserta Yogyakarta dan Padang merasakan manfaat positifnya sebagaimana yang diungkapkan oleh Febri Pertiwi, salah satu peserta dari Padang, Sumatera Barat.
 
Katanya, “Aku merasa sangat beruntung mendapatkan kesempatan baru yang luar biasa ini. Sebagai anak yang tumbuh besar di Padang, Sumatera Barat, aku nggak tahu menahu tentang Yogyakarta sebelumnya. Setelah mengikuti program ini, aku jadi belajar banyak hal baru mengenai budaya Yogyakarta yang ternyata punya potensi besar menjadi objek wisata,”
 
“Senangya, rangkaian acara yang dihadirkan sangat menarik! Yang paling aku suka adalah saat aku belajar menanam padi di desa Brayut, Yogyakarta. Rasanya, aku jadi agak mengerti pekerjaan petani. Lelah sih, tapi seru! Soalnya, para peserta lain sangat friendly, begitu juga penduduk Yogyakarta,” ungkapnya.
 
Well, kesenangan tersebut tentu wajar sekali dirasakan oleh Febri Fertiwi karena BNI memang sengaja memilih siswa-siswi berprestasi yang memenuhi kriteria penting, yaitu mudah bersosialisasi, bersahaja, dan budi pekerti baik.
 
Menariknya, BNI memilih mereka yang besar di keluarga yang tak mampu sehingga pengalaman ini terasa menjadi lebih spesial. Bahkan, BNI nggak membeda-bedakan siswa-siswi yang ingin terlibat.
 
Sekiranya ada 2 siswa berkebutuhan khusus yang mengikuti program positif BNI ini, yaitu Wahyu Rahmad Dullah dan Husna Fajri Azzahra yang merupakan siswa difabel asal Bantul, Yogyakarta. Terbang dari Yogyakarta ke Padang, keduanya nggak cuma belajar budaya baru tapi juga berkesempatan untuk mempromosikan budaya Yogyakarta.”
 
Hal itu diakui juga oleh Sleman Yohana Ayu Kusuma, salah satu peserta dari Yogyakarta. Katanya, “Awalnya, aku sangat terkejut saat tahu namaku masuk dalam program ini. Tentu, aku bakal memanfaatkan kesempatanku terbang ke Padang sebaik-baiknya. Salah satunya, aku senang bisa mempromosikan daerah asalku, Yogyakarta kepada masyaratkat di sana.”
 
What a good program, right? Meskipun program ini sudah berakhir pada 15 Agustus 2017 kemarin, BNI berjanji akan terus melanjutkan komitmennya sebagai bentuk aksi memperkenalkan nusantara Indonesia secara keseluruhan. Yeay!
 
Editor: Ayu - Foto: Dok. BNI
 
Baca juga:

Topic

#Aksi , #SiswaMengenalNusantara