Kura-kura Moncong Babi, Satwa Endemik Papua yang Terancam Punah

by : Novika Dyah P.
Posted : May 24, 2018
Maraknya perburuan liar seringkali menjadi penyebab kepunahan hewan-hewan yang dilindungi di Indonesia. Salah satunya adalah kura-kura moncong babi yang banyak diperjualbelikan secara ilegal dan terancam punah.
 
Kura-kura moncong babi atau yang bisa juga disebut labi-labi moncong babi adalah satwa endemik Papua berhabitat di Asmat dan Mappi. Satwa endemik sendiri adalah jenis hewan yang secara alami hanya terdapat pada wilayah tertentu dan nggak ditemukan di wilayah lain.
 
Sebagai satwa endemik, kura-kura moncong babi merupakan spesies yang amat langka di Indonesia. Tapi sayangnya, banyak orang nggak bertanggung jawab yang melakukan perburuan hewan tersebut demi kepentingan ekonomi.
 
Nggak seperti spesies kura-kura air tawar lainnya yang menggunakan kaki sebagai alat gerak, kura-kura moncong babi justru menggunakan kaki sebagai sirip. Penamaan kura-kura moncong babi adalah karena hidungnya yang  berbentuk moncong dan memiliki dua lubang di ujung. Spesies ini bisa tumbuh hingga sekitar 70 cm, termasuk karapasnya (tempurung), dengan berat mencapai lebih dari 20 kg.
 
Parahnya, perburuan dan perdagangan kura-kura moncong babi yang sangat tinggi dilakukan karena kura-kura moncong babi punya harga yang sangat mahal di pasaran. Banyak orang yang memanfaatkan daging mereka untuk konsumsi, obat-obatan, hingga ritual adat.
 
Hal itu tentu bisa menjadi ancaman kepunahan untuk kura-kura moncong babi, karena mereka punya siklus pertumbuhan yang lambat, yaitu sekitar 10 tahun untuk menjadi kura-kura dewasa yang siap berkembang biak.
 
Saat ini, status kura-kura moncong babi adalah satwa yang dilindungi di Indonesia, dan masuk dalam kategori rentan di IUCN Red list, inventarisasi dunia bagi konservasi spesies biologis global. Mereka juga terdaftar dalam Appendix II di CITES, konvensi yang melindungi tumbuhan dan satwa liar terhadap perdagangan internasional yang mengakibatkan kelestarian spesies tersebut terancam.
 
Nah, buat yang ingin membantu pelestarian kura-kura moncong babi, kamu bisa melaporkan jika mengetahui tindakan perburuan, perdagangan, maupun penyelundupan ke pihak berwenang. Selain itu, kamu bisa juga menyosialisasikan mengenai pelarangan konsumsi daging kura-kura moncong babi.
 
Foto: Fransiska Soraya - Dok. Twitter @WWF_ID, www.aqua.org
Baca juga:

Topic

#Trivia