Modeling Class GSFR! 2015 Bareng JRP

Setelah terpilih delapan SMA dari audisi GSFR! 2015 tanggal 7 November 2015 kemarin, ini saatnya para finalis GSFR! 2015 mengikuti modeling class bersama John Robert Powers (JRP). Seperti apa sih, keseruannya?

Bertempat di Gedung Femina, Kuningan, Jakarta, tepat pukul 10 pagi modeling class dimulai. Class session hari ini dibimbing oleh Denny Wijaya, perwakilan dari JRP, yang resmi dibuka dengan briefing singkat yang disampaikan oleh Ocha selaku Senior Editor GADIS dan juga Leoni selaku Managing Editor GADIS.

Modeling class kali ini dibuka dengan pembagian peserta menjadi delapan tim baru, supaya semua peserta GSFR! 2015 dari Liquid Pose (SMA Marsudirini Bekasi), Mahakam (SMAN 6 Jakarta), Recediva (SMAN 3 Jakarta), Sighfory (SMAN 68 Jakarta), Ascara Vintage (SMA Global Mandiri Jakarta), Gallure (SMAN 78 Jakarta), Thirexences (SMAN 39 Jakarta) dan Daha (SMAN 82 Jakarta) bisa membaur dan saling kenal.

Cara berjalan, postur tubuh dan berpose ala model menjadi latihan pertama modeling class ini. Nggak lupa, ekspresi juga dilatih lho, terutama saat berjalan di panggung dan berpose. “Dalam modeling, selain cara jalan di atas panggung, ekspresi juga menjadi salah satu kunci utama yang harus diatur. Jangan biarkan ekspresi kita kosong.” jelas Denny.

Saat berjalan, model nggak boleh terburu-buru. Harus relaks, tetap fokus sambil berhitung dalam hati untuk mengikuti beat musik yang diputar. Jangan lupa, pastikan pandangan mata untuk terus ke depan dan wajah tidak boleh menunduk.

Kekompakan modeling dalam kelompok juga dilatih. Soalnya, di catwalk, model nggak boleh bekerja sendiri. Oleh karena itu, kerja sama tim dan chemistry antarmodel sangat diperlukan. Jangan sampai terjadi tabrakan saat catwalk.

“Kerja sama memang diperlukan, apalagi saat mereka berjalan di panggung. Model pertama berjalan dan model kedua harus siap berjalan di belakangnya. Jangan sampai model lainnya menghalangi jalan model pertama ketika kembali ke backstage.” jelas Denny.

Modeling class bersama JRP berlangsung selama dua jam. Walaupun dirasa cukup melelahkan, mereka sangat antusias mengikuti kelas ini. “Modeling class ini berguna banget buat persiapan tim kita buat 19 Desember nanti. Soalnya, di sini kita diajari tentang bagaimana cara jalan yang baik dan benar di atas panggung,” kata Bilyana Lathisya, SMAN 3 Jakarta. Editor: Fransiska Soraya - Foto: Windy Yunika