45 Tahun Berkembang Bersama Femina: Komunitas Lomba Perancang Mode, The Style Maker

by : Femina
Posted : December 12, 2017
Keterangan foto:
1/ Josephine Nyoman, Desainer dan Pemilik Label Josephine Nyoman, Finalis LPM 2015
2/ Zara Tenriabeng, Desainer dan Pemilik Hexagon, Finalis LPA 2014
3/ Daisy Fabrina, Desainer dan Pemilik Label Sophia Alice, Finalis LPM 2015
4/ Yelly Lumentu, Desainer dan Pemilik Label Day & Night dan Yelly, Pemenang I LPM 2013
5/ Novi Susanti, Desainer dan Pemilik Label The Theme, Pemenang III LPA 2014
6/ Agatha, Desainer dan Pemilik RACCOONANDBABIES, Finalis LPA 2016
7/ Ansy Savitri, Desainer dan Pemilik Label Ansy Savitri, Pemenang I LPM 2015

Tahun 1972, ketika femina pertama kali terbit, para pendiri media ini menetapkan tujuan mengapa femina hadir: yaitu sebagai bahan bacaan yang informatif, menghibur, membangkitkan daya kreativitas, dan meluaskan wawasan wanita.

Sebagai general service magazine, wajar jika informasi yang disampaikan femina merangsang keingintahuan pembacanya. Maka, femina tidak hanya hadir sebagai media massa wanita, tapi juga menjelma dalam berbagai kegiatan yang mendekatkan femina dengan pembacanya. Dari seminar, nonton bareng, demo masak, kompetisi, hingga festival berskala besar.

Apa yang femina lakukan menjawab tren masyarakat yang senang berkumpul dan berbagi ide pada minat yang sama. Komunitas pun menjadi wadah untuk berkolaborasi dan saling memberi inspirasi. Berkembang mengikuti zaman, komunitas femina hadir untuk memberikan impact dalam berbagai bidang yang diminati wanita seperti wanita karier dan wanita wirausaha.

Kontribusi wanita yang terus meningkat di dua bidang tersebut terbukti telah membawa komunitas wanita wirausaha dan wanita karier femina terus melaju. Begitu pula ketika dunia kreatif di Indonesia mulai naik pamor, femina sejak awal telah menangkapnya dengan membangun komunitas bagi para pekerja kreatif di industri fashion hingga entertainment lewat komunitas Wajah Femina, Lomba Perancang Mode, dan Lomba Perancang Aksesori.

Bersama komunitas, femina mengajak pembaca untuk menemukan potensi terbaik dalam dirinya, tampil di depan, sekaligus memberikan perubahan.

Kini, setelah 45 tahun, femina terus melaju menjadi trendsetter dalam pengembangan komunitas. Tak heran bila kemudian lahirlah wanita-wanita tangguh, penuh prestasi di karier maupun bisnis dari berbagai komunitas femina. Keberhasilan sebuah media ditentukan pula oleh seberapa solid dan berkembang audiens yang dilayaninya. Ini salah satu di antaranya.

Komunitas Lomba Perancang Mode, The Style Maker

Kontribusi Lomba Perancang Mode (LPM) sangat besar dalam industri mode tanah air. Sejak dimulai tahun 1979 hingga kini, LPM terbukti bisa menjaring bakat-bakat muda dan mencetak perancang busana sukses yang mewarnai generasinya.

Sebut saja Samuel Wattimena, Chossy Latu, Itang Yunasz, Ferry Soenarto, Musa Widiatmodjo, Stephanus Hamy, Widhi Budimulia, hingga generasi baru, seperti Danny Satriadi, Tex Saverio, dan Billy Tjong.     

Acara dua tahunan ini menjadi lomba desain bergengsi. “Setelah LPM, saya seperti mendapatkan jalan yang terbuka, banyak orang lebih mengenal brand saya. Selain itu, dengan koneksi yang terbangun. Saya lebih mantap menjalankan karier saya ini,” ungkap Josephine Nyoman.

Sejalan dengan itu, tahun 2008, majalah Cita Cinta (yang kemudian melebur dengan femina) menyelenggarakan LPA yaitu kompetisi untuk mencari talenta-talenta baru dalam desain sepatu, tas, dan perhiasan. LPM dan LPA menjadi event dua tahunan femina group yang berlangsung secara bergantian.

Alumni LPM dan LPA mendapat kesempatan mengikuti beragam workshop, serta memperluas jejaring di industri mode. Bagi para alumninya, LPM dan LPA merupakan batu loncatan untuk masa depan. Zara Tentriabeng, desainer aksesori dengan labelnya, Hexagon, kini telah menembus pasar internasional seperti Milan, Rusia, dan Amerika Serikat.

Bagi Zara, publikasi itu penting untuk memperkenalkan karyanya ke pasar yang lebih luas. Lewat LPA ia mengaku mendapatkan exposure yang cukup tinggi. Meski memiliki jam terbang yang cukup tinggi sebagai desainer untuk sebuah brand di luar negeri, ia justru merasa dengan mengikuti LPA ia bisa mendapatkan kembali pengetahuan tentang dunia mode di tanah air. 
Faunda Liswijayanti - Fotografer: Honda Tranggono - Pengarah Gaya: Arni Kusumadewi - Wardrobe: Koleksi Pribadi

Baca juga:
45 Tahun Berkembang Bersama Femina: Komunitas Wanita Wirausaha 
45 Tahun Berkembang Bersama Femina: Komunitas Wajah Femina, Mengasah Potensi Si Calon Bintang 
45 Tahun Berkembang Bersama Femina: Menuju Puncak Karier Bersama Komunitas Women's Leadership Network 
 

Topic

#eventupdate

polling

Hari Media Sosial - 10 Juni

Media sosial apa yang paling sering kamu gunakan?

kata zodiak

Aquarius

Aquarius

Pacar mulai nggak mau mendengarkan pendapatmu, nih!
Pisces

Pisces

Ada simpanan untuk bersenang-senang.
Aries

Aries

Aktif ikut kegiatan di sekolah juga bisa menambah pengalaman dan teman, lho!
Taurus

Taurus

Bersyukurlah kamu punya pacar yang super sabar.
Gemini

Gemini

Masih cukup dana untuk melakukan hobimu.
Cancer

Cancer

Kejutan-kejutan kecil membuat hubungan kalian semakin berarti.
Leo

Leo

Boleh saja mengenang masa lalu. Tapi, harus tetap bisa move on, ya!
Virgo

Virgo

Ada pengeluaran yang terduga yang cukup besar, nih!
Libra

Libra

Bersikap manis memang bagus. Asal jangan berlebihan.
Scorpio

Scorpio

Sekali-kali gunakan logikamu, ya. Jangan hatimu saja.
Sagitarius

Sagitarius

Wajar kok, kalau kalian sering berantem di awal pacaran.
Capricorns

Capricorns

Kebiasaanmu membuang-buang uang muncul lagi, nih! Duh!
 
Next >   

More
© 2019 Gadis Femina Group. All Rights Reserved. | By fdvs team.