Ritual Pemakaman Khusus untuk Kematian yang Nggak Wajar

by : Maharani Legita
Posted : August 4, 2017
Jika seseorang meninggal biasanya keluarga atau warga sekitar akan mengadakan ritual pemakaman untuk mengubur jasad orang tersebut. Tapi, ritual ini akan berbeda caranya jika orang tersebut meninggal dengan cara nggak wajar, misalnya karena bunuh diri atau kecelakaan. Seperti yang dilakukan tiga suku berikut ini.
 
Suku Indian
Suku Indian di Amerika punya caranya sendiri untuk menguburkan orang yang meninggalnya tidak wajar. Suku Omaha misalnya, diwajibkan untuk menyilet telapak kaki orang yang meninggal karena tersambar petir saat sedang berburu. Soalnya, arwah orang yang meninggal karena petir seringkali “kembali” untuk mengganggu keluarga dan desanya. Akhirnya supaya darah korban ini kembali ke bumi, dibuatkan luka sayatan di telapak kaki.
Sedangkan pada tradisinya suku Winnebago, jasad korban yang meninggal dengan tidak wajar akan dimakamkan bersama dengan benda-benda kesayangannya, seperti cerutu untuk pria atau baju untuk wanita. Hal ini dilakukan supaya mereka betah di kuburnya dan nggak keluar untuk menuntut balas. Katanya kalau keluarga si korban melewatkan ritual ini, mereka akan diganggu arwah korban yang nggak tenang di kuburnya.
 
Suku Aborigin
Suku Aborigin Australia di tahun 1900-an juga melakukan ritual khusus setiap ada warga yang meninggal karena bunuh diri atau dengan kejanggalan. Yaitu, sebelum dimakamkan tulangnya harus diremukkan dulu dari luar. Caranya adalah memukul badan mayat ini dengan batu atau palu yang biasa mereka gunakan. Mereka percaya dengan meremukkan tulang si korban, rohnya tidak bisa keluar dari tubuh.
Lain lagi kalau ada warga yang meninggal karena kecelakaan atau dibunuh. Sebelum dimakamkan, urat nadi dan tulang belakang si korban akan diberi sayatan kecil. Suku Aborigin percaya bahwa urat nadi dan tulang belakang adalah sentral dari kehidupan manusia. Jadi kalau diputus maka yang bersangkutan nggak akan bisa kembali ke alam manusia.
 
Yunani Kuno
Orang Yunani kuno percaya bahwa kematian yang tidak wajar, seperti dibunuh, bunuh diri atau kecelakaan, bisa membawa petaka ke orang-orang yang ditinggalkan. Karena itu beberapa bagian tubuh korban ini harus dipotong sedikit, lalu diikat jadi satu dan diselipkan di bawah ketiak. Bagian tubuh yang biasa jadi sasaran potong adalah telinga, kaki dan tangan.
Ternyata ada alasan khusus dibalik kebiasaan ini, yaitu supaya tubuh si korban nggak utuh lagi. Sehingga rohnya nggak bisa kembali ke badan untuk membalas dendam. Saat prosesi penguburan, jempol kaki juga akan diikat dengan tali supaya tubuh itu nggak bisa dibawa pergi. Soalnya ada mitos yang beredar kalau roh orang yang punya dendam itu sangat kuat dan sulit dikalahkan. Ritual pemotongan sekarang sudah jarang dilakukan. Tapi, jempol kaki mayat orang yang meninggal nggak wajar masih selalu diikat dengan tali yang sudah didoakan. Foto: www.amazonaws.com
 
Baca Juga:
Makam Don Simeon Bernardo: Urban Legend dari Filipina
3 Festival Kematian di Dunia
The Gap: Tempat Favorit Bunuh Diri
 

Topic

#trivia , #misteri

polling

Ritual Pemakaman Khusus untuk Kematian yang Nggak Wajar

kata zodiak

Aquarius

Aquarius

Pacar mulai nggak mau mendengarkan pendapatmu, nih!
Pisces

Pisces

Ada simpanan untuk bersenang-senang.
Aries

Aries

Aktif ikut kegiatan di sekolah juga bisa menambah pengalaman dan teman, lho!
Taurus

Taurus

Bersyukurlah kamu punya pacar yang super sabar.
Gemini

Gemini

Masih cukup dana untuk melakukan hobimu.
Cancer

Cancer

Kejutan-kejutan kecil membuat hubungan kalian semakin berarti.
Leo

Leo

Boleh saja mengenang masa lalu. Tapi, harus tetap bisa move on, ya!
Virgo

Virgo

Ada pengeluaran yang terduga yang cukup besar, nih!
Libra

Libra

Bersikap manis memang bagus. Asal jangan berlebihan.
Scorpio

Scorpio

Sekali-kali gunakan logikamu, ya. Jangan hatimu saja.
Sagitarius

Sagitarius

Wajar kok, kalau kalian sering berantem di awal pacaran.
Capricorns

Capricorns

Kebiasaanmu membuang-buang uang muncul lagi, nih! Duh!
 
Next >   

More
© 2019 Gadis Femina Group. All Rights Reserved. | By fdvs team.

Hi  Kamu belum login!