Alika dan Sepeda

by :
Posted : May 26, 2017
Pagi masih buta ketika sesosok tubuh mengendap-endap sembari menuntun sepeda. Saat ia hendak membuka pintu, lampu tiba-tiba menyala.
“ALIKA!”     
Sosok yang ternyata memang Alika itu menghela napas,“Yah, ketahuan deh.”
“Dek! Kamu  mau apa? Oh…is that a bike?” Anna berseru heran.
“Iya, sepeda, masak pisang?” jawab Alika asal.
“Ih, dasar bodor. Tapi, serius, kenapa kamu sembunyi-sembunyi di rumah sendiri,? Kakak kira maling. Mana Mama sama Papa di luar kota. Kamu…. mau naik sepeda? Benar?” selidik Anna.
“Ih, banyak amat nanyanya,” Alika coba mengelak. Tapi Anna tak bergeming.
Ini semua karena ulang tahun sekolah Alika. Di hari itu setiap murid wajib mengikuti pawai sepeda. Sayangnya, Alika belum bisa naik sepeda. Dahulu saat akan belajar bersepeda, ia justru jatuh ke selokan kering, dua kali, dan pingsan. Mama, yang overprotective, tak pernah mengijinkan anak bungsunya itu menyentuh sepeda lagi. 
Rasanya ingin bolos saja. Tapi sebagai ketua kelas, Alika tak mungkin begitu. Lagi pula sebenarnya ia ingin mengikuti pawai sepeda tersebut.  Makanya Alika diam-diam ingin belajar naik sepeda lagi. Alika takut jika Anna sampai tahu, kakaknya itu akan bersikap seperti Mama, yang panik hanya karena melihatnya memegang sepeda.
Selesai Alika bercerita, Anna langsung bangkit dan berkata, “Ayo, kakak ajari….”
Wow, itu bukanlah reaksi yang ia harapkan, tapi Alika tersenyum lebar dan mengangguk. Mereka kemudian pergi ke taman di dekat rumah.
 
***
Tetapi setibanya di sana, niat menggebu Alika seketika surut. Trauma saat jatuh muncul kembali. Ia mencoba menekan pikiran negatifnya itu. Anna lalu meminta Alika mengayuh pedal perlahan, sementara ia memegangi bagian belakang sepeda.
Awalnya mulus, tapi saat Anna melepaskan pegangannya, Alika beserta sepedanya mulai oleng hingga nyaris terjungkal. Reflek, ia menjatuhkan sepedanya dan melompat. Gadis itu terduduk di bangku taman dengan jantung berdebar keras dan keringat mengucur deras.
“Aku nggak mau lagi….” wajah Alika memucat pasi.
“Kita istirahat dulu?” usul Anna sambil ikut duduk.
Semetara itu di jalan setapak, David, tetangga sekaligus cinta pertama Alika, melaju kencang di atas sepedanya.
“Kalau kamu sudah bisa, nanti bisa sepedaan bareng, tuh,” goda Anna.
“Ih, apaan, sih!” Alika bersemu merah.
“Alika, mengubah mindset itu sulit tapi bisa. My fear was talking in front of people, apalagi dalam bahasa Inggris. Tapi sekarang, kakak sering ikut lomba pidato,” ujar Anna.
“Jadi kakak yakin aku bakal bisa naik sepeda?” tanya Alika pelan.
“Seribu persen yakin. Tapi syaratnya kamu harus gigih dan pantang menyerah,” lanjut Anna.
Tapi kakak janji mau jadi partner aku latihan tiap minggu?” tanya Alika.
You have my word!” janji Anna tulus.
 “Oke, kalau begitu,” Alika kembali bersemangat. Ia naik dan coba mengayuh sepedanya lagi, tentu dengan Anna di belakangnya.
Satu, dua, tiga…Semangat!!!!*** Nita Ameera D
 

polling

Alika dan Sepeda

kata zodiak

Aquarius

Aquarius

Pacar mulai nggak mau mendengarkan pendapatmu, nih!
Pisces

Pisces

Ada simpanan untuk bersenang-senang.
Aries

Aries

Aktif ikut kegiatan di sekolah juga bisa menambah pengalaman dan teman, lho!
Taurus

Taurus

Bersyukurlah kamu punya pacar yang super sabar.
Gemini

Gemini

Masih cukup dana untuk melakukan hobimu.
Cancer

Cancer

Kejutan-kejutan kecil membuat hubungan kalian semakin berarti.
Leo

Leo

Boleh saja mengenang masa lalu. Tapi, harus tetap bisa move on, ya!
Virgo

Virgo

Ada pengeluaran yang terduga yang cukup besar, nih!
Libra

Libra

Bersikap manis memang bagus. Asal jangan berlebihan.
Scorpio

Scorpio

Sekali-kali gunakan logikamu, ya. Jangan hatimu saja.
Sagitarius

Sagitarius

Wajar kok, kalau kalian sering berantem di awal pacaran.
Capricorns

Capricorns

Kebiasaanmu membuang-buang uang muncul lagi, nih! Duh!
 
Next >   

More
© 2019 Gadis Femina Group. All Rights Reserved. | By fdvs team.

Hi  Kamu belum login!