Film Asal Padang Tayang di Festival Film Swiss

by : Syifa S. Nurfitri
Posted : April 24, 2019
Perfilman Indonesia kembali melebarkan sayapnya di dunia Internasional. Film dokumenter asal Padang berjudul Diary of Castle terpilih untuk ditayangkan pertama kalinya pada festival film Visions du Réel.
 
Saat ini, film dokumenter Indonesia mulai diakui oleh dunia internasional. Film dokumenter Indonesia dapat bersaing dengan film dokumenter negara lain di berbagai festival, salah satunya festival film Visions du Réel di Swiss.
 
Film Diary of Cattle karya David Darmadi dan Lidia Afrilita ini menceritakan tentang kehidupan sapi-sapi yang sepanjang hidupnya berada di tempat pembuangan sampah di kota Padang. Ceritanya yang menarik membuat film ini dipilih menjadi salah satu dari 39 film yang berkompetisi dalam Visions du Réel.
 
“Senang dan bangga sekali film ini dapat ditayangkan di Swiss karena kami dari awal menargetkan film kita masuk dalam festival Visions du Réel,” ujar Lidia Afrilita, salah satu sutradara film Diary of Cattle.
 
Film Diary of Cattle ini ditayangkan di festival Visions du Réel pada tanggal 11 April 2019 di Nyon, Swiss.
 
Diary of Cattle merupakan karya dari alumni workshop IF/Then dan Docs By The Sea yang diselenggarakan oleh Bekraf dan In-Docs di tahun 2018. Program ini merupakan investasi Bekraf untuk meningkatkan kapasitas pembuatan film dokumenter Indonesia,” ujar Ricky Joseph Pesik, Wakil Kepala Bekraf.
 
Selain film Diary of Cattle, film lainnya berjudul The Flame, yang menceritakan tentang seorang petani yang ingin mempertahankan lahannya, juga terpilih menjadi salah satu film dokumenter yang dipresentasikan di festival Visions du Réel.
 
Untuk melanjutkan keberhasilan film dokumenter Indonesia di pasar Internasional, Bekraf dan In-Docs menghadirkan Docs By The Sea Incubator, yang akan diadakan di Bali tanggal 25 April – 2 Mei 2019.
 
Program ini akan menginkubasi film dokumenter yang dianggap paling potensial sehingga mereka dapat menarik pendanaan dan memperluas jangkauan hingga dunia internasional.
 
Tahun ini merupakan tahun ke-3 diselenggarkannya Docs By The Sea dan program ini bukan hanya untuk negara Indonesia, tapi juga seluruh Asia Tenggara. Alasannya agar penggemar film dokumenter yang datang ke Docs By The Sea ini tidak hanya dapat menikmati film dokumenter Indonesia.
Hadirnya Docs By The Sea ini juga dibuat agar perfilman Asia Tenggara dapat berkompetisi lebih kuat di dunia internasional.
 
Editor: Ria Juwita - Foto: Syifa S. Nurfitri
 
Baca Juga:

Topic

#eventupdate

polling

Film Asal Padang Tayang di Festival Film Swiss

kata zodiak

Aquarius

Aquarius

Pacar mulai nggak mau mendengarkan pendapatmu, nih!
Pisces

Pisces

Ada simpanan untuk bersenang-senang.
Aries

Aries

Aktif ikut kegiatan di sekolah juga bisa menambah pengalaman dan teman, lho!
Taurus

Taurus

Bersyukurlah kamu punya pacar yang super sabar.
Gemini

Gemini

Masih cukup dana untuk melakukan hobimu.
Cancer

Cancer

Kejutan-kejutan kecil membuat hubungan kalian semakin berarti.
Leo

Leo

Boleh saja mengenang masa lalu. Tapi, harus tetap bisa move on, ya!
Virgo

Virgo

Ada pengeluaran yang terduga yang cukup besar, nih!
Libra

Libra

Bersikap manis memang bagus. Asal jangan berlebihan.
Scorpio

Scorpio

Sekali-kali gunakan logikamu, ya. Jangan hatimu saja.
Sagitarius

Sagitarius

Wajar kok, kalau kalian sering berantem di awal pacaran.
Capricorns

Capricorns

Kebiasaanmu membuang-buang uang muncul lagi, nih! Duh!
 
Next >   

More
© 2019 Gadis Femina Group. All Rights Reserved. | By fdvs team.

Hi  Kamu belum login!