Film Bumi Itu Bulat Ajak Masyarakat Bertoleransi

by : Fanissa Firliany
Posted : April 16, 2019
Diangkat berdasarkan keresahan mengenai isu intoleransi yang sedang hangat di Indonesia, film berjudul “Bumi Itu Bulat” pun dirilis pada 11 April 2019 dan mengangkat isu intoleransi dan menampilkan pesan positif untuk kembali membangun rasa toleransi di kalangan masyarakat Indonesia.

“Begitu banyak masalah persekusi karena perbedaan agama, seperti ada pembakaran rumah ibadah dan penutupan rumah ibadah. Sangat signifikan sih, jumlahnya di beberapa tahun belakangan ini di Indonesia dan tentu saja teman-teman di GP Ansor yang paling tahu karena mereka selalu di garda terdepan untuk permasalahan seperti ini di Indonesia.

Akhirnya dari ngobrol itu, hal apa yang bisa kita lakukan dan karena kita semua orang film, bagaimana kalau kita membuat film berdasarkan permasalahan ini? Dan gayung pun bersambut,” ungkap produser film Bumi Itu Bulat, Robert Ronny.

Film Bumi Itu Bulat ini menceritakan sekelompok grup musik acapella yang bernama Rujak Acapella dengan latar belakang yang berbeda-beda, mulai dari suku, budaya, hingga agama dan beranggotakan Rahabi (Rayn Wijaya), Hitu (Aldy Rialdi), Markus (Kenny Austin), Sayid (Qausar Harta) dan Tiara (Rania Putrisari).

Ayah Rahabi (Mathias Muchus), Syamsul, berada di Organisasi Milisi Islam yang dikenal sebagai Banser dan hampir tidak punya waktu untuk keluarganya. Rahabi mengambil alih tanggung jawab untuk membiayai pendidikan adik perempuannya dengan memiliki ambisi yang kuat dan ingin merilis album agar sukses.

Jalan itu sudah terbuka ketika Aldi (Arie Kriting), produser musik menawarkan rekaman, dengan syarat Aisha (Febby Rastanty) harus tergabung dalam Rujak Acapella.

Aisha sendiri adalah mantan penyanyi yang telah hijrah. Aisha pun memberikan syarat kepada Rahabi untuk mewawancarai seorang dosen yang telah dipecat karena dituduh menyebarkan paham kebencian.

Film produksi Inspiration Pictures yang berasosiasi dengan Ideosource Entertainment, Astro Shaw, dan GP Ansor ini nggak hanya akan tayang di Indonesia, tapi nantinya juga akan tayang di Malaysia.

“Kami merasakan film ini mempunyai tema yang universal. Berlaku di mana saja dan tema ini juga sangat relevan di Malaysia dan bisa menjadi bahan untuk berdiskusi,” kata Chief of Malay and Nusantara Business, Content Group dari Astro, Dato’ Khairul Anwar Salleh.

Karena film ini mengenai isu toleransi di Indonesia, besar harapan dari para pembuat film ini agar kita menjadi lebih peduli lagi dan membangun rasa toleransi kembali.

“Film ini semestinya menggugah kita semua karena saat ini mayoritas dari kita banyak yang diam melihat intoleransi antara karena takut, tidak mau tahu, atau karena tidak peduli lagi.

Kami ingin membangunkan semangat kita bahwa kita semua ini sama. Sama-sama berdiri di bumi di nusantara, sama-sama minum dari air nusantara, sama-sama menghirup di bumi nusantara ini,” ucap Gus Yaqut, Ketua Umum PP GP Ansor.

Editor: Ria Juwita- Foto: Fanissa Firliany

Baca Juga:

Topic

#movieupdate

polling

Hari Media Sosial - 10 Juni

Media sosial apa yang paling sering kamu gunakan?

kata zodiak

Aquarius

Aquarius

Pacar mulai nggak mau mendengarkan pendapatmu, nih!
Pisces

Pisces

Ada simpanan untuk bersenang-senang.
Aries

Aries

Aktif ikut kegiatan di sekolah juga bisa menambah pengalaman dan teman, lho!
Taurus

Taurus

Bersyukurlah kamu punya pacar yang super sabar.
Gemini

Gemini

Masih cukup dana untuk melakukan hobimu.
Cancer

Cancer

Kejutan-kejutan kecil membuat hubungan kalian semakin berarti.
Leo

Leo

Boleh saja mengenang masa lalu. Tapi, harus tetap bisa move on, ya!
Virgo

Virgo

Ada pengeluaran yang terduga yang cukup besar, nih!
Libra

Libra

Bersikap manis memang bagus. Asal jangan berlebihan.
Scorpio

Scorpio

Sekali-kali gunakan logikamu, ya. Jangan hatimu saja.
Sagitarius

Sagitarius

Wajar kok, kalau kalian sering berantem di awal pacaran.
Capricorns

Capricorns

Kebiasaanmu membuang-buang uang muncul lagi, nih! Duh!
 
Next >   

More
© 2019 Gadis Femina Group. All Rights Reserved. | By fdvs team.