Glass, Film Psikologi-Thriller yang Bikin Penasaran

by : Helvira Rosa
Posted : January 21, 2019
Bagi kamu para penyuka film bergenre psikologi, penggemar karya M. Night Shyamalan, ataupun pencinta aktor Bruce Willis, Samuel L. Jackson, dan James McAvoy, tentu sudah tidak sabar menunggu film yang satu ini. Seperti dua film sebelumnya, Unbreakable (2000) dan Split (2016), Glass kembali akan membuat penonton terpesona dengan aksi-aksi di luar kenormalan dari kelainan kepribadian yang ada dalam diri tiga tokoh utamanya.

Di awal film Glass, kamu akan mengetahui bahwa 16 tahun setelah film Unbreakable, David Dunn (Bruce Willis) telah berubah menjadi anti hero yang dikenal sebagai The Overseer. Yaitu sosok yang melindungi seluruh warga Philadelphia dengan bantuan putranya Joseph (Spencer Treat Clark) yang kini telah beranjak dewasa.

Sayangnya, David merupakan buronan yang dicari oleh para polisi karena para polisi tersebut menganggap bahwa David memiliki kelainan halusinasi tingkat tinggi yang ditakutkan akan membahayakan masyarakat luas.

Di lain tempat, kepribadian lain dari Kevin Wendell Crumb, The Beast, telah menculik empat gadis remaja yang akan menjadi santapannya. Saat ini, polisi tidak bisa menemukan Kevin, sehingga David Dunn harus mampu menemukannya lebih dulu. 

Pertarungan sengit dari keduanya berlangsung sangat berbahaya karena dilakukan di sebuah gedung lama yang tinggi.

Pertarungan ini berakhir saat keduanya disergap pasukan polisi dan ditahan di rumah sakit Raven Hill Memorial Psychiatric Reseach di bawah penanganan Dr. Ellie Staple (Sarah Paulson).

Dr. Ellie Staple merupakan spesialis yang menangani pasien untuk kasus-kasus delusi ekstrem. Dan setelah itu, bermula dari rumah sakit inilah aksi-aksi kelicikan otak Mr. Glass, kemunculan The Beast untuk menghancurkan kota, serta aksi penyelamatan oleh David Dunn dimulai.

Sepintas film Glass tak ada bedanya dengan jalan cerita yang ada di komik superhero. Di mana David Dunn adalah pahlawannya, Crumb adalah penjahatnya, dan Mr. Glass adalah otak kriminalnya.

Tapi yang membedakan adalah kali ini manusia yang memiliki kemampuan super itu benar adanya.

Di mana sebuah intuisi dan keyakinan seseorang nyatanya dapat membuat orang tersebut benar-benar memiliki kekuatan layaknya superhero di buku komik. Inilah poin penting dari film Glass.

Yaitu saat kepribadian aslimu ternyata tersembunyi di balik kepribadian normalmu yang suka kamu perlihatkan di hadapan orang banyak.

Waw, sangat menegangkan bukan? Kalau kamu ingin melihat keseluruhan dari aksi-aksi ketiga tokoh utama dari film Glass ini, kamu sudah bisa langsung menontonnya di bioskop-bioskop favoritmu pada 16 Januari 2019.

Fun Fact:
  • Samuel L. Jackson secara terang-terangan selalu memuji kemampuan akting James McAvoy sebagai Kevin Wendell Crumb. “Dapat menyaksikan orang lain berargumen ke dalam empat jenis karakter yang berbeda di depan matamu adalah hal keren,” ungkap Jackson.
  • Glass adalah film pertama yang diproduksi dari hasil kerja sama Universal Pictures dan Walt Disney Pictures, lho! Seperti yang kita tahu, dua studio produksi tersebut sebelumnya dikenal selalu bersaing ketat dalam menciptakan film-film terbaik.
  • Bercerita tentang kelainan kepribadian, syuting Glass nyatanya benar-benar dilakukan di sebuah gedung bekas rumah sakit jiwa yang berlokasi di Allentown, Pennsylvania.
  • Dalam proses pembuatan film Glass, sutradara M. Night Syamalan menggunakan uangnya sendiri hingga US$20 juta (sekitar Rp284 miliar)!
  • Para pemain film Glass menghabiskan proses syuting selama 39 hari saja. Untuk ukuran film superhero, waktu tersebut terbilang cukup cepat karena pada film superhero lain waktu syuting minimal berjalan selama 5 bulan.
Glass

Kategori: Film Bioskop
Sutradara : M. Night Syamalan
Produser: Ashwin Rajan dan Marc Bienstock
Pemain: Bruce Wilis, Samuel L. Jackson, James McAvoy, Anya Taylor Joy, Spencer Treat Clark, Sarah Paulson
Tayang perdana di Indonesia: 16 Januari 2019
Produksi: Universal Pictures, Blumhouse Productions, Blinding Edge Pictures, Walt Disney Motion Pictures Group

 

Editor: Ria Juwita - Foto: Dok. Walt Disney Motion Pictures Group

Baca juga:
-

Topic

#MovieUpdate , #FilmReview